Aksi demonstrasi Badan Eksekutif Mahawsiswa Fisip Unri di Halaman Kantor Gubernur Riau, terkait dengan Karhutla yang menyebabkan kabut asap melanda Riau, Kamis (12/9/2019). (SOLEH SAPUTRA/RIAUPOS.CO)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Di tengah kabut asap pekat, dengan menggunakan masker, ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Ilmu sosial dna politik (Fisipol) Universitas Riau melakukan aksi demonstrasi di halaman Kantor Gubernur Riau, Kamis (12/9).
Dalam aksinya kali ini, mereka menuntut Gubernur Riau untuk segera menuntaskan persoalan Karhutla yang menyebabkan kabut asap di Riau.
Salah seorang massa aksi, Aldi mengatakan, masih terjadi nya Karhutla di Riau diduga karena pemerintah Provinsi Riau tidak tegas dalam menindak koorporasi yang lahannya terbakar. Untuk itu, mereka menuntut Gubernur Riau agar bisa menindak tegas para koorporasi tersebut.
"Jangan sampai pemerintah yang makan suap, rakyat yang makan asap. Riau bukan tempat wisata asap," ujar Aldi.
Saat aksinya, massa meminta bertemu dengan Wakil Gubernur Riau Edy Natar Nasution. Namun massa hanya ditemui oleh Kepala Dinas Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLHK) Riau Ervin dan perwakilan dari pihak BPBD Riau.
"Semua kekuatan yang dimiliki sudah diturunkan untuk memadamkan Karhutla di Riau," kata Dendi perwakilan BPBD Riau. (sol)
Laporan: Soleh Saputra/Pekanbaru
Editor: Edwir
Pemkab Inhu membangun 25 dapur SPPG MBG di daerah 3T tahun 2026. Sekda Inhu meninjau…
Pemkab Kuansing berkomitmen mengubah bekas lahan tambang menjadi pertanian produktif demi mendukung IP 200 dan…
Pemkab Siak menandatangani komitmen manajemen talenta ASN bersama BKN untuk memperkuat sistem merit dan menempatkan…
Tumpukan limbah kayu mencemari Sungai Bukit Batu Bengkalis. Warga khawatir dampak lingkungan dan mendorong penyelesaian…
Penerapan UMK 2026 di Meranti dinilai belum optimal. Pemkab pun menyiapkan Perbup sebagai aturan teknis…
PSMTI Riau akan menggelar Musprov V akhir pekan ini di Pekanbaru untuk memilih ketua definitif…