Wali Kota Dumai Zulkifli As berkunjung ke kampung KB Kes di Kelurahan Laksamana, Kecamatan Dumai Kota, Kota Dumai, Selasa (11/6/2019).(HASANAL BULKIAH/ RIAU POS)
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Kelurahan Laksemana secara bertahap dan terus menerus berbenah menghapus stigma negatif yang selama ini melekat sebagai kampung narkoba. Berbagai program terus digagas dan dilaksanakan. Mulai dari program Kampung Wisata Pesisir hingga Kampung KB.
Selain Kota Dumai dan Yogyakarta, kabupaten/kota yang masuk nominasi lomba KB Kes tahun ini yakni Medan, Bandar Lampung, Banjarmasin dan Pemalang.
“Penilaian akan dilakukan, Rabu (12/6). Tim penilai nasional turun langsung ke kelurahan Laksemana dan akan disambut langsung Wali Kota Dumai H Zullifli As,†ujar Kadis Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kota Dumai Yusrizal, Selasa (11/6).
Tim penilai lomba KG PKK KKBPK-Kes tingkat nasional melakukan verifikasi guna memastikan profil dan laporan yang telah diberikan kepada tim penilai pusat.
Keikutsertaan Kelurahan Laksemana dalam Lomba KB Kes Tingkat Nasional, papar Yusrizal, sebelumnya sudah melalui penilaian dan lomba berjenjang. Setelah berhasil juara I pada Lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan Tingkat Kota Dumai, PKK Kelurahan Laksamana Kecamatan Dumai Kota ditunjuk untuk mewakili Kota Dumai pada ajang lomba Kesatuan Gerak PKK-KKBPK Kesehatan Tingkat Provinsi Riau.
“Dalam penilaian lebih lanjut, Kota Dumai masuk 5 besar nasional yang selanjutnya bertarung untuk memperebutkan posisi terbaik nasional,†ujar Yusrizal.
Ia juga menyebut lomba ini merupakan motivasi bagi masyarakat. Ke depan, untuk mencapai keberhasilan program KB Kes sangat diperlukan dukungan keterpaduan lintas sektor. PKK bersinergi dengan kelompok swadaya masyarakat, LSM, KKBPK, unsur kesehatan dan lain lain dalam mencapai program kependudukan pemerintah.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Dumai Hj Haslinar Zul As menyebut ada empat indikator yang menjadi penilaian di tingkat nasional. Adapun keempat indikator tersebut yakni Pembudayaan Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), Posyandu, Lingkungan Bersih dan Sehat (LBS) serta Keluarga Berencana (KB).
‘’Semua penilaian itu dikaitkan dengan 10 Program Pokok PKK. Kemudian keberhasilan administrasi serta partisipasi masyarakat dalam program KB,’’ papar Haslinar.
Penilaian Kesatuan Gerak PKK –KKBPK- Kesehatan ini sebagai sarana pembinaan untuk memotivasi para kader dan keluarga serta Tim Penggerak PKK dalam pencapaian target PKK- KKBPK dan Kesehatan. Lomba ini bertujuan untuk memberdayakan keluarga dalam mencapai kesejahteraan keluarga.
“Dengan berhasilnya Kelurahan Laksemana masuk enam besar dalam penilaian lomba PKK-KKBPK-KES, saya berharap Kelurahan Laksemana dapat memberikan yang terbaik pada kunjungan tim verifikasi lapangan ini sehingga dapat mengharumkan nama Kota Dumai di tingkat nasional,†harapnya.
Haslinar mengapresiasi kinerja seluruh tim yang terlibat di Kelurahan Laksemana yang telah memberikan hasil terbaiknya sehingga masuk nominasi tingkat nasional. “Mudah-mudahan kita yang keluar sebagai juara,†tutupnya.(ade)
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…
Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…