Categories: Riau

DPRD Riau Belum Setujui Dua UPT-LK Diambil Pusat

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Unit Pelaksana Teknis Latihan Kerja (UPT-LK) Wilayah I Pekanbaru dan UPT-LK Wilayah 2 Dumai direncanakan bakal berpindah pengelolaan mulai tahun 2021 mendatang. Dari sebelumnya dikelola oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau ke Kementerian Tenaga Kerja dan Trasmigrasi (Kemenakertrans) RI. 

Namun rencana itu agaknya belum sepenuhnya bisa terlaksana. Mengingat DPRD Riau sendiri belum memberi persetujuan. Hal itu disampaikan Anggota Komisi V DPRD Riau Agung Nugroho yang membidangi ketenagakerjaan. Ketua Fraksi Demokrat itu menegaskan, untuk pemindahan pengelolaan harus melalui persetujuan DPRD di daerah.

“Kami sudah konsultasi. Memang harus ada persetujuan dari DPRD. Makanya, sampai sekarang kami belum tau nih, karena tidak pernah diajak berdiskusi mengenai pemindahan ini,” sebut Agung kepada Riaupos.co, Jumat (11/9/2020).

Menurut dia, pemindahan dua unit UPT-LK atau Balai Latihan Kerja (BLK) tersebut harus ada perencanaan matang. Ia juga mempertanyakan apakah setelah dikelola kementerian, dua unit BLK tersebut bisa menjadi lebih baik dan menghasilkan tenaga kerja yang andal.

“Banyak yang harus direncanakan. Termasuk juga soal aset disana itu bagaimana? Belum lagi persoalan tenaga kerja, seperti instruktur non-ASN yang selama ini menggantungkan hidup disana. Mau dikemanakan? Jadi enggak bisa lepas begitu saja,” tanyanya.

Ia menambahkan, dalam waktu dekat komisi V akan mengadakan rapat dengar pendapat bersama Dinas Ketenagakerjaan. Termasuk juga melakukan konsultasi dengan Kementerian Tenaga Kerja dan Kementerian Dalam Negeri. 

Pihaknya akan membahas dengan detail, bagaimana teknis serta upaya yang telah dilakukan Disnakertrans atas rencana pemindahan tersebut. Dirinya tidak mau, ketika status pengelolaan berpindah, dinas lepas tanggung jawab atas sumber daya manusia (SDM) yang selama ini telah menggantungkan hidup disana.

“Kami enggak mau dinas lepas tangan soal nasib pekerja disana yang berstatus bukan ASN. Saya dengar banyak juga jumlahnya. Jadi kami enggak mau ini menjadi polemik baru,” tambahnya.

 

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

 

Share
Published by

Recent Posts

Jerman Hadapi Paraguay, Nagelsmann Sebut Sistem 32 Besar Merugikan Juara Grup

Pelatih Jerman Julian Nagelsmann mengkritik format babak 32 besar Piala Dunia 2026 karena hanya memiliki…

7 jam ago

Calon Manajer Koperasi Merah Putih Meninggal, Koalisi Sipil Desak Investigasi Independen

Kematian lima calon manajer Koperasi Merah Putih saat latsarmil menuai sorotan. Koalisi sipil mendesak investigasi,…

7 jam ago

Kebakaran Hebat Hanguskan 300 Kios di Tembilahan, Pemkab Pastikan Pedagang Tetap Berjualan

Pemkab Inhil menyiapkan relokasi sementara usai sekitar 300 kios Pasar Rakyat dan Pasar Terapung Tembilahan…

7 jam ago

Duel Panas Brasil vs Jepang, Ancelotti Usung Misi Revans di Piala Dunia 2026

Brasil mengusung misi balas dendam saat menghadapi Jepang di babak 32 besar Piala Dunia 2026…

7 jam ago

Naik Bus TMP Cuma Rp242, Promo HUT Pekanbaru Berlaku hingga 30 Juni

Pemko Pekanbaru menghadirkan promo tarif Bus Trans Metro Pekanbaru hanya Rp242 hingga 30 Juni dalam…

7 jam ago

10 Jalur Lolos ke Hari Ketiga, Pacu Jalur Rayon II Disaksikan Ribuan Penonton

Hari pertama Pacu Jalur Rayon II di Tepian Narosa berlangsung meriah. Sebanyak 10 jalur berhasil…

1 hari ago