Categories: Riau

Siak Siap Jadi Pilot Uji Penanaman

(RIAUPOS.CO) — Kabupaten Siak siap sebagai pilot uji penanaman  komoditi ramah gambut program Tanah Objek Reforma Agraria (TORA) oleh Badan Restorasi Gambut (BRG) RI.
Kabupaten Siak memiliki 4.000 hektare lahan Tora di tiga kecamatan yakni Kecamatan Pusako, Sungai Apit dan Mempura .
Bupati Siak Alfedri MSi menyambut baik dan memberikan apresiasi program BGR RI tersebut. Dirinya berharap dengan adanya dukungan dari BGR, program TORA pemerintah benar-benar bermanfaat.
“Harapan kita dengan dukungan  BGR, program TORA bermanfaat. Banyak lahan gambut di Siak yang bisa di kelola dengan tanaman komoditi yang meningkatkan perekonomian masyarakat,” ujar Bupati Siak pada pertemuan kunjungan kerja Kepala Badan Restorasi Gambut RI di Siak, Selasa (9/7).
Kunjungan kerja Kepala Badan Restorasi Gambut RI Nazir Foead dan Wakil Gubernur Provinsi Riau Edy Natar Nasution disambut langsung oleh Bupati Siak Alfedri di ruang rapat Sri Indrapura Kantor Bupati Siak.
Alfedri mengatakan, bahwa 2018 yang lalu di Kabupaten Siak telah dibagikan sekitar 2.700 sertifikat Sertifikat Hak Milik (SHM) yang berasal dari program TORA yang berjumlah sekitar 4.000 hektare yang didistribusikan kepada 4.000 penerima dengan luas masing-masing bidang 0,8 yang terletak di 9 kampung pada 3 kecamatan yaitu Kecamatan Mempura, Pusako dan Sei Apit.
“Dari 4.000 hektare lokasi TORA ini, hampir seluruhnya merupakan lahan gambut, dan 2.100 hektare diantaranya berada pada areal lahan gambut yang masuk ke dalam target restorasi BRG,” jelas Alfedri.
Untuk lahan gambut di Siak tambahnya, sesuai dengan hasil dari penelitian BRG bahwa lahan gambut di Siak lebih cenderung ke gambut dalam yakni sekitar 89 persen.
Dirinya terima kasih karena telah menjadikan Siak sebagai pilot uji penanaman komoditi ramah gambut program TORA, yang akan digabungkan dengan pembudidayaan perikanan.
Alfedri juga berharap, semoga kegiatan uji coba penanaman ini berjalan dengan baik dan bisa berkembang di lahan gambut Siak, sehingga akan meningkatkan ekonomi masyarakat.
Sementara itu, Kepala BRG RI Nazir Foead mengatakan, kegiatan ini bertujuan untuk pembudidayaan dan ekosistem tanah TORA yang ada di lahan gambut.
“Setelah selesai diteliti, kini giliran pelaksanaan uji penanaman komoditi ramah gambut program TORA, yang dilaksanakan di Kabupaten Siak,” ucap Nazir.
Kemudian jenis komoditi pilihan ramah gambut yang akan coba ditanam di lahan gambut yakni, untuk pertanian seperti nenas, pagi, jagung, dan ubi kayu. Untuk perkebunan seperti pinang, aren, kopi liberica, dan sagu.
Untuk kehutanan seperti selumar, belangeran, jelutung, buntangur, geronggang, dan mahang. Untuk perikanan seperti betok, papuyu, gabus, harun, gurami, kaloi, keli, lele, sepat siam, tembakang dan tapah.(adv)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Kapolda Riau Tinjau TKP Gajah Sumatera Dibunuh, Tegaskan Negara Tak Boleh Kalah

Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…

3 jam ago

Tradisi Mandi Balimau 2026, Muara Lembu Disiapkan Jadi Lokasi Utama

Pemkab Kuansing merencanakan tradisi mandi balimau jelang Ramadan dipusatkan di Kelurahan Muara Lembu, namun masih…

3 jam ago

Meriah! Festival Perang Air Selatpanjang Digelar 17–22 Februari, Resmi Masuk KEN 2026

Festival Perang Air Meranti kembali digelar 17–22 Februari 2026. Tradisi budaya ini resmi masuk Karisma…

1 hari ago

Pria 46 Tahun di Inhu Diamankan Polisi, Diduga Cabuli Anak Tiri yang Masih Balita

Polisi Inhu mengamankan pria 46 tahun yang diduga melakukan kekerasan seksual terhadap anak tiri berusia…

1 hari ago

Pustu Tak Layak, Warga Desa Patah Parang Terpaksa Melahirkan di Kantor Desa

Bangunan Pustu rusak parah membuat warga Desa Patah Parang terpaksa melahirkan di kantor desa. Perbaikan…

1 hari ago

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

Daftar Produk dan Harga ASICS Sonicblast di Blibli

2 hari ago