bayi-mungil-pengidap-omfalokel-terpaksa-keluar-dari-rsud-arifin-achmad
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Seorang ibu bernama Rita Susrianti atau yang sering dipanggil Ita, kini sedang kebingungan untuk mencari bantuan guna mengobati penyakit anaknya yang masih bayi.
Bayi tersebut diketahui mengidap penyakit Omfalokel dan sempat dirawat selama 21 hari di RSUD Arifin Achmad, Pekanbaru. Namun karena keterbatasan biaya, Rita membawa bayinya itu pulang ke rumahnya.
Omphalocele atau omfalokel yang diidap si bayi mungil itu adalah kelainan lahir yang ditandai dengan keluarnya organ yang ada di dalam rongga perut bayi, seperti lambung, usus, dan hati, melalui pusar.
Omfalokel bisa terdeteksi sejak kehamilan atau baru terlihat saat bayi dilahirkan. Omfalokel tergolong kelainan lahir yang cukup jarang terjadi.
Guna meringankan beban keluarga dedek bayi itu, rencananya Forum Kota Pekanbaru Bertuah akan mengupayakan bantuan.
"Setelah mendapat informasi tersebut, kami berniat memberikan dan mengupayakan bantuan, mohon doanya saja," ujar Ketua Forum Pekanbaru Kota Bertuah, Masril, Sabtu (10/4/2021).
Sebelumnya, informasi yang didapat dari akun facebook Alya Jazila Zila, keluarga dedek bayi tersebut berada di Desa Batu Bersurat XIII Koto Kampar, Kabupten Kampar, Riau.
Selain foto bayi, Alya juga meminta netizen untuk membantunya dengan harapan, dedek bayi bisa kembali mendapat perawatan medis.
"Assalamualaikum, mohon doa dan batuannya sudara/i dengan sedikit menyisihkan rezeki kita untuk bayi ibu Rita Susrianti (Ita) yang mengidap penyakit omfalokel sejak lahir, pernah dirawat di RS Arifin Achmad Pekanbaru selama 21 hari dan sekarang sudah dibawah pulang karena keterbatasan biaya. Mohon donasi para dermawan untuk bisa membawah adek bayi ini ke rumah sakit lagi," tulisnya.
Bagi dermawan yang ingin berdonasi silahkan menghubungi 082285988948, atas nama Arief Santoso.
Laporan: Yusnir (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi
Bupati Rohul menebar 3.000 bibit ikan di Lubuk Larangan Desa Kabun untuk mendukung ketahanan pangan,…
UIN Suska Riau meraih penghargaan Terbaik III Produktivitas BMN 2025 dari KPKNL Pekanbaru atas komitmen…
Polda Riau memburu pelaku penembakan gajah Sumatera di Ukui. Polisi menemukan proyektil peluru dan memeriksa…
RSUD Arifin Achmad Riau berhasil melakukan tindakan clipping aneurisma pada pasien stroke usia 19 tahun…
Pemko Pekanbaru memastikan program Rp100 juta per RW tetap berjalan tahun ini dengan pola pengusulan…
Kapolda Riau meninjau TKP dugaan pembunuhan gajah sumatera di Pelalawan dan memastikan penyelidikan dilakukan serius…