Categories: Riau

Bakal Ada Penetapan Tersangka Kasus SPPD Fiktif

PEKANBARU (RIAUPOS.CO)- Kepolisian Daerah (Polda) Riau memastikan pengusutan kasus dugaan korupsi SPPD fiktif di Sekretariat DPRD Riau terus berjalan. Sebelumnya, Direskrimsus Polda Riau Kombes Pol Nasriadi dimutasi karena harus mengikuti Pendidikan Pengembangan Pimpinan Tinggi (Dikbangti).

Namun Kapolda Riau Irjen Mohammad Iqbal memastikan, kasus yang tengah dirampungkan bakal tuntas. Penegasan ini disampaikan Irjen Iqbal usai kegiatan serah terima jabatan pejabat utama dan kapolres di jajaran Polda Riau, Kamis (9/1).

“Kami bukan manajemen by person, kita manajemen by sistem. Sistem sudah berjalan,” tegas Kapolda.

Untuk memastikan kasus tetap berlanjut, jenderal bintang dua  tersebut juga sudah memenggil pejabat yang menangani. Ia bahkan memperkirakan tak lama lagi bakal segera ada penetapan tersangka dalam kasus yang merugikan negara lebih dari Rp130 miliar tersebut.

“Saya sudah memanggil Dirkrimsus dan Kasubdit Tipikor. Saya katakan prediksi saya tidak akan berapa lama lagi akan rampung sempurna, penentuan tersangka dan akan ada upaya paksa lainnya,” papar Kapolda.

Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus) Polda Riau yang baru dilantik, Kombes Pol Ade Kuncoro Ridwan, berkomitmen untuk menuntaskan seluruh kasus yang masih dalam proses penyidikan, termasuk dugaan korupsi Surat Perintah Perjalanan Dinas (SPPD) fiktif di Sekretariat DPRD Riau periode 2020-2021.

“Saya kebetulan satu angkatan dengan Kombes Nasriadi dan pernah menjadi wakilnya di Kepulauan Riau. Komitmen saya, In Sya Allah akan segera menuntaskan perkara yang sekarang masih berjalan, baik yang diatensi maupun tidak,” kata Kombes Ade.

Ia menyatakan akan mengambil langkah-langkah percepatan agar setiap perkara yang sedang dalam penyidikan dapat diselesaikan sesuai prosedur hukum.

Sebelumnya, Dirkrimsus lama Kombes Pol Nasriadi yang dimutasi untuk mengikuti pendidikan menyatakan  perkara dugaan SPPD fiktif tersebut menjadi salah satu prioritas yang akan diteruskan oleh penggantinya.

“Seluruh perkara yang belum selesai di zaman saya akan dilanjutkan oleh beliau, termasuk dugaan korupsi SPPD fiktif di Setwan Riau. Kami masih menunggu hasil penghitungan kerugian negara oleh BPKP Perwakilan Riau. Semoga segera selesai dan dilanjutkan ke gelar perkara,” ujar Kombes Nasriadi.(nda)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Batal Diusulkan di Desa Wonosari, Dinsos Bengkalis Cari Lokasi Alternatif Pembangunan Sekolah Rakyat

Rencana pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkalis terkendala setelah lahan usulan di Desa Wonosari ditolak Kemensos…

17 jam ago

Modus Investasi Pengangkutan Batu Bara, Pria Berinisial S Ditangkap Polresta Pekanbaru

Satreskrim Polresta Pekanbaru menetapkan pria berinisial S sebagai tersangka penipuan investasi proyek pengangkutan batu bara…

17 jam ago

UIN Suska Riau Kukuhkan Prof Afrizal Nur Sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer Pertama

Prof Dr Afrizal Nur dikukuhkan sebagai Guru Besar Tafsir Kontemporer UIN Suska Riau usai menyampaikan…

17 jam ago

Kabut Asap Makin Pekat, Jarak Pandang di Kota Pekanbaru Jadi 800 Meter

Kondisi kabut asap karhutla di Pekanbaru kian memburuk hingga menurunkan jarak pandang menjadi 800 meter…

20 jam ago

Putusan Banding PT Pekanbaru: Hukuman Gubernur Riau Nonaktif Abdul Wahid Diperberat 4 Tahun Penjara

Majelis Hakim Pengadilan Tinggi Pekanbaru memperberat hukuman Gubernur Riau nonaktif Abdul Wahid menjadi 4 tahun…

2 hari ago

Panjat Atap Hingga Lompat Tembok, Tahanan Narkoba Kabur dari Lapas Pasirpengaraian

Seorang tahanan kasus narkotika berinisial RI melarikan diri dari Lapas Kelas IIB Pasirpengaraian, Rohul, usai…

2 hari ago