Categories: Riau

Suara Penolakan UU Cipta Kerja Gempar dari Selatpanjang

MERANTI (RIAUPOS.CO) – Tidak mau ketinggalan, mahasiswa yang tersebar di Kepulauan Meranti turut melakukan aksi serentak tolak UU Cipta Kerja, Jumat (9/10/20) siang. Titik dari target unjuk rasa itu dipusatkan di depan Gedung DPRD Meranti. 

Pantauan Riaupos.co di lokasi, sekitar pukul 14.00 WIB puluhan aparat kemananan mulai siap siaga di areal Gedung DPRD Kepulauan Meranti. Mulai dari jajaran polisi, TNI hingga Satpol PP daerah setempat. 

Sekitar 300 orang massa yang tergabung dalam gerakan mahasiswa pemuda peduli rakyat (Gempar) mulai berdatangan di pintu masuk Gedung DPRD Meranti. Tepatnya sekira pukul 14.22 WIB dan mengumandangkan orasi-orasi penolakan UU terkait. 

Tak lama berselang, jumlah massa semakin bertambah. Kebanyakan dari mereka pelajar sekolah menengah atas (SMA), bahkan ada yang tingkat sekolah menengah pertama (SMP).

Orasi terus berlangsung, beberapa orang dari pelajar SMA berpakaian biasa meminta agar bisa masuk ke dalam. Keinginan itu tidak dikabulkan oleh pihak keamanan. Upaya saling dorong berlangsung dan kericuhan-pun tak terelakkan. Bahkan ada massa yang melemparkan batu ke arah petugas. 

Salah seorang massa aksi diluar Gempar pun sempat diamankan oleh jajaran aparat kemanan. Setelah diberi pengertian ia pun diperbolehkan kembali bergabung di kerumunan massa aksi. 

Kericuhan mulai mereda setelah beberapa perwakilan massa aksi difasilitasi untuk bertemu dengan Ketua DPRD Meranti Ardiansyah di gedung serbaguna Setwan setempat. 

Di hadapan Ardiansyah, Koordinator Lapangan Massa Aksi Barep Prakoso menyampaikan beberapa tuntutan mereka. Mereka minta pernyataan sikap dari DPRD Meranti untuk menolak UU Cipta Kerja yang telah disahkan (5/10/20) lalu.

Selian itu, mereka menuntut dukungan dari DPRD guna mendukung aksi Gempar dalam mendesak Presiden RI untuk segera mencabut UU Cipta Kerja yang telah disahkan. 

"Jika keinginan itu temui jalan buntu terhitung 30 hari setelah UU terkait dikeluarkan, kami minta DPRD Meranti untuk ikut membantu dengan melakukan judisial review di MK," ujarnya. 

Laporan: Wira Saputra (Selatpanjang)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Penerbangan di Bandara SSK II Pekanbaru Berjalan Normal di Tengah Kabut Asap

Aktivitas penerbangan di Bandara Internasional SSK II Pekanbaru berjalan aman dan normal meski Kota Pekanbaru…

3 jam ago

Opening Party Honda DBL 2026 Riau Bergulir Hari Ini di Gelanggang Remaja Pekanbaru

Kompetisi basket pelajar bergengsi Honda DBL with Kopi Good Day 2026 Riau resmi bergulir mulai…

4 jam ago

Sidang Korupsi Kuansing: Sopir Zulkarnain dan Istri Suhardiman Amby Bersaksi

Persidangan kasus suap mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap alur pembayaran angsuran Pajero Sport dan penguasaan…

9 jam ago

Kabut Asap Makin Tebal, Disdikbud Pelalawan Liburkan Tatap Muka di 8 Kecamatan

Disdikbud Kabupaten Pelalawan memberlakukan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) di 8 kecamatan akibat memburuknya kualitas udara…

10 jam ago

Tabrakan Beruntun 10 Mobil di Lampung Akibat Asap Tebal, 2 Orang Meninggal

Kecelakaan beruntun melibatkan 10 kendaraan terjadi di Jalan Lintas Pantai Timur Sumatera, Tulang Bawang, Lampung…

13 jam ago

Persidangan Korupsi Kuansing Ungkap Mantan Kabag Umum Punya Rekening Rp2,9 Miliar

Persidangan perkara korupsi mantan Sekda Kuansing Zulkarnain mengungkap transaksi bernilai total Rp2,9 miliar di dua…

19 jam ago