Categories: Riau

Baru Terpenuhi 27 Persen dari Kebutuhan Pangan

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Praktik pertanian di Riau hingga saat ini belum bisa mencukupi kebutuhan pangan yang ada. Di mana hingga saat ini hasil pertanian di Riau baru bisa mencukupi 27 persen dari total kebutuhan pangan yang ada.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Riau (Gubri) Syamsuar saat menghadiri kegiatan  Rembug Utama Kelompok Kontak Tani Nelayan Andalan (KTNA) Provinsi Riau di Hotel Labersa Kampar, Kamis (8/7).

Kegiatan ini bertema “Peran Kelompok KTNA dalam Mendukung Ketahanan Pangan Berkelanjutan”.

“Kebutuhan pangan di Riau baru terpenuhi 27 persen dari praktik pertanian yang ada, dan ini masih jauh dari target, kalau kita tidak ada kerja sama dan saling mendukung ya berbahaya sekali,” katanya.

Karena itu, melalui Rembug tersebut, pihaknya berharap bisa mengetahui pemetaan dari masing-masing potensi pertanian dan nelayan yang ada di daerah Riau sehingga dapat dikembangkan dan tepat sasaran.

“Kami dari Pemerintah Provinsi Riau akan tetap membantu program-program pertanian dan nelayan yang ada di Riau,” imbuhnya.

Gubri Syamsuar juga mengatakan, bahwa berkaitan dengan pemanfaatan dan perolehan hasil dari alat mesin pertanian (Alsintan) perlu ada manajemen yang baik.

Di mana pekan lalu, pihaknya sudah menyerahkan sebanyak 284 unit Alsintan kepada para petani.

Untuk memperoleh hasil dan pemanfaatan dari Alsintan tersebut, Gubri mengungkapkan perlu ada manajemen yang baik dalam penggunaannya.

Ia mencontohkan saat dirinya masih menjabat sebagai Bupati Siak, Kabupaten Siak memiliki manajemen yang baik dalam pemanfaatan Alsintan ini.

“Jika manajemennya bagus pasti produksi dan hasilnya juga bagus. Keberadaan Alsintan di semua daerah kiranya bisa dimanfaatkan semaksimal mungkin,” imbaunya.

Sementara itu, Bupati Kabupaten Kampar Catur Sugeng S menilai bahwa ini merupakan kegiatan baik yang ditunggu-tunggu oleh seluruh petani dan nelayan Riau. Pihaknya yakin dan percaya bahwa KTNA Riau bisa membuat terobosan-terobosan, kemajuan-kemajuan dan mampu mengakomodir apa yang menjadi aspirasi dan keinginan seluruh petani dan nelayan di Riau.

“Selaku pemerintah daerah dan Bupati Kampar, kami memberikan dukungan dan men-support program KTNA,” ujarnya.

Ia berharap KTNA Riau bisa bersinergi dengan Pemerintah Provinsi Riau sehingga apa yang menjadi keinginan dan kebutuhan bisa disampaikan dan menjadi kebijakan nantinya diskala prioritas yang dituangkan pemerintah.

“Diharapkan jika semua pihak bersinergi,” harapnya. (sol)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

19 jam ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

19 jam ago

Sempat Disembunyikan, Toyota Land Cruiser Bupati Kuansing Akhirnya Tiba di Rupbasan KPK

Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…

20 jam ago

Kasus Dugaan Pimpinan Ponpes dan Santri di Kuansing Berakhir Damai, Polisi Tetap Lakukan Pendalaman

Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…

20 jam ago

Diduga Sopir Microsleep, Bus Tabrak Truk di Tol Pekanbaru-Dumai, 2 Tewas

Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…

2 hari ago

KM Gading 2 Tenggelam di Perairan Tanjung Buton, 3 Tewas dan 1 Masih Hilang

Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…

2 hari ago