Categories: Riau

KSBSI Tolak Rencana Kenaikan Iuran BPJS

(RIAUPOS.CO) — Ratusan massa dari Konfederasi Serikat Buruh Seluruh Indonesia (KSBSI) Riau menggelar aksi unjuk rasa di halaman Kantor Gubernur Riau, Senin (7/10). Kedatangan mereka menyuarakan penolakan kenaikan iuran Badan Penyelenggara Jaminan Sosial Kesehatan (BPJS).

Koordinator Lapangan (Korlap) Juandi dalam orasinya menuntut pemerintah pusat untuk membatalkan rencana kenaikan iuran BPJS yang mencapai 100 persen. Atas kenaikan itu, disampaikannya, iuran peserta kelas 1 semula hanya Rp80 ribu per bulan menjadi Rp160 ribu, kelas 2  dari Rp55 ribu menjadi Rp120 ribu dan kelas 3 dari Rp25.500 menjadi Rp42 ribu.

 “Kita menolak kenaikan iuran BPJS yang mencapai 100 persen. Kita minta pemerintah untuk membatalkan kenaikan tersebut,” ungkap Junaidi.

  Menurut Junaidi, kenaikan iuran tersebut dinilai memberatkan khususnya para buruh sebagai pengguna layanan kesehatan. Selain itu, 

kenaikannya dianggap tidak mempertimbangkan kondisi ekonomi yang tengah sulit seperti saat ini, sehingga akan semakin menambah beban buruh.

 “Kita sangat keberatan dengan adanya kenaikan ini. Karena keperluan kita masih banyak untuk yang lainnya,” tambahnya.

 Belum lagi kata Korlap, kenaikan iuran BPJS tidak sebanding dengan kenaikan upah buruh. Di mana tiap tahunannya, kenaikan upah hanya berkisar 8 persen sampai 10 persen. Untuk itu, dirinya berharap, pemerintah jangan membuat kebijakan yang akan semakin memberatkan masyarakat.

 “Kami para buruh ini gaji cuman naik 8 sampai 10 persen. Kami berharap pemerintah mengevakuasinya dan tidak menaikkan iuran tersebut,” pintanya.

 Setelah berorasi panjang lebar, akhirnya massa aksi dijumpai Wakil Gubernur Riau (Wagubri) Edy Natar Nasution. Pada kesemapatan itu, Edy mengatakan, pihaknya menerima semua aspirasi dan keluh yang disampaikan para buruh.

Ditambahnya mantan Danrem 031/Wirabima, pihaknya akan meneruskan aspirasi tersebut kepada Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Republik Indonesia. “Kita terima aspirasinya, dan kita akan sampaikan Kemenkeu untuk ditindaklanjuti,” singkat Wagubri.(kom)

 

Laporan RIRI RADAM, Pekanbaru

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Langgar Aturan Keimigrasian, Seorang Perempuan WN Malaysia Dideportasi dari Pekanbaru

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menindak tegas WN Malaysia berinisial MMM dengan sanksi deportasi…

15 jam ago

Titik Api Baru Muncul di Batang Gansal, Tim Gabungan Berpacu Padamkan Karhutla Inhu

Titik Karhutla baru melanda 20 hektare lahan di Batang Gansal, Inhu. Upaya pemadaman tim gabungan…

15 jam ago

Galodo Terjang Solok: Kantor Bupati Hingga Jalur Utama Solok-Padang Lumpuh Total

Banjir bandang (galodo) menerjang Kabupaten Solok pada Senin malam. Akses jalan utama Solok-Padang lumpuh total…

15 jam ago

Tujuh Pejabat Utama dan Kapolsek di Polres Kuansing Resmi Berganti

Tujuh posisi strategis di Polres Kuansing resmi berganti melalui sertijab yang dipimpin Kapolres AKBP Hidayat…

15 jam ago

Sertijab di Polres Rohul: Kasat Lantas dan Dua Kapolsek Resmi Berganti

Tiga posisi strategis di Polres Rohul resmi berganti. Kasatlantas serta Kapolsek Kunto Darussalam dan Rambah…

17 jam ago

Ukir Prestasi di Malang, MAN 1 Pekanbaru Rebut Medali Perak OSN 2026

Siswa MAN 1 Pekanbaru berhasil memboyong medali perak bidang Informatika dan predikat Best Business Case…

19 jam ago