Categories: Riau

Kasus Pelaporan Menag Dilimpahkan ke Mabes Polri

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Kepolisian Daerah (Polda) Riau melimpahkan laporan terhadap Menteri Agama Republik Indonesia, Yaqut Cholil Qoumas ke Mabes Polri. Itu setelah sebelumnya, beberapa tokoh masyarakat melaporkan Menag Yaqut atas dugaan penistaan agama ke SPKT Polda Riau beberapa waktu lalu. Pelimpahan berkas laporan tersebut di benarkan oleh Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Senin (7/3).

“Benar dilimpahkan ke Mabes Polri," sebut Sunarto.

Diketahui sebelumnya, Menag Yaqut di laporkan ke Kepolisian Daerah (Polda) Riau oleh sejumlah pihak, Jumat (25/2) lalu.  Pelaporan tersebut merupakan buntut ucapan Yaqut tentang volume toa masjid usai menghadiri sebuah acara di Universitas Islam Negri (UIN) Sutan Syarif Kasim, Riau.

Adapun orang pertama yang melaporkan Menag Yaqut adalah Tokoh Masyarakat Riau, Azlaini Agus. Dengan di dampingi kuasa hukumnya, Azlani menuturkan laporan yang ia buat berkaitan dengan dugaan penistaan agama. Hal itu merujuk pada ucapan Menag Yaqut yang menganalogikan volume toa suara adzan dengan gonggongan anjing.

“Saya datang secara pribadi menyampaikan pengaduan atas dugaan tindak pidana penistaan agama yang dilakukan oleh Menteri Agama kita," ungkap Azlaini Agus.

Dikatakan dia, saat itu ia baru hanya melapor dalam bentuk lisan. Belum secara tertulis. Nantinya, setelah membuat laporan secara tertulis, dirinya bakal turut menyertakan sejumlah alat bukti atas dugaan tindak pidana penistaan agama oleh Menag Yaqut. "Mungkin besok atau lusa kami akan laporkan secara resmi," sambungnya.

Selain itu, Azlaini Agus mengaku juga mendapat dukungan dari eks Menpora Roy Suryo. Kata dia, Roy bersedia menjadi saksi ahli dalam laporan yang ia buat. Ia berharap laporan tersebut dapat ditindak lanjuti secara profesional oleh pihak kepolisian. Tanpa memandang objek yang di laporkan adalah seorang pejabat negara. "Saya yakin polisi akan netral dan bersikap profesional," tambahnya.

Selain Azlaini Agus, Badan Pengembangan Usaha (BPU) Lembaga Adat Melayu (LAM) Riau juga turut membuat laporan serupa ke Polda Riau. Dimana ada beberapa perwakilan dari BPU LAM Riau yang hadir mewakili organisasi.

Ketua Umum BPU LAM Riau Harris Kampay menegaskan, pihaknya sangat tersinggung dengan ucapan Menag Yaqut yang membandingkan volume adzan dengan gonggongan anjing.

"Kita sebagai umat Muslim mengutuk keras, dan melaporkan kepada Polda Riau atas nama BPU LAM Riau," tulis Maklumat BPU LAM yang di Komandoi Ketua Umum Harris Kampay.(nda)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

1 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

1 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

1 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

1 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

2 hari ago