Categories: Riau

Oknum PNS Pemprov Penyunat Dana Zakat Rp1,1 Miliar Masih Diperiksa

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Inspektorat Provinsi Riau hingga kini belum selesai melakukan pemeriksaan terhadap mantan bendahara Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Riau, yang melakukan penilapan uang zakat ASN senilai Rp1,1 miliar. Padahal kasus ini sudah menjadi atensi dari Gubernur Riau, Drs H Syamsuar.  

Kepala Inspektorat Provinsi Riau, Sigit Juli Hendriawan mengatakan,  pihaknya masih melakukan pemeriksaan terkait dugaan penilapan dana zakat pegawai Bapenda Riau, sehingga hasilnya belum bisa disimpulkan.

"Hasilnya belum, masih pemeriksaan. Saat ini sudah masuk kali ketiga pemeriksaan dilakukan, dan hasilnya belum bisa kita sampaikan," kata Sigit.

Saat dinyatakan hasil pemeriksaan sementara seperti apa, Sigit mengaku belum mendapat laporan dari tim yang melakukan pemeriksaan.

"Belum ada laporan, kan masih proses pemeriksaan. Nanti kalau sudah selesai pasti kita sampaikan hasilnya seperti apa," ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Bapenda Riau, Syahrial Abdi mengatakan, pihaknya sudah melakukan tindakan internal dengan pemeriksaan terhadap oknum bersangkutan, dan oknum tersebut telah mengakui perbuatannya melakukan pemalsuan bukti setoran zakat pegawai palsu ke Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Riau. 

"Yang bersangkutan mengakui dan siap untuk mengganti kekurangan setoran zakat tersebut. Namun proses pemeriksaan tetap berlanjut. Dananya dipakai untuk keperluan pribadi, mulai dari membeli aset rumah, mobil dan juga keperluan pembiayaan pesta," katanya.

Lebih lanjut dikatakannya, karena yang dilakukan oknum tersebut merupakan tindakan administratif dan nilai uang yang cukup signifikan. Maka pihaknya memandang perlu untuk dilakukan proses terkait kedudukan yang bersangkutan sebagai ASN dalam jabatan. 

"Kejadian ini sudah saya sampaikan kepada pimpinan, dan pimpinan meminta ditindaklanjuti melalui pemeriksaan Inspektorat Riau. Sehingga kedepan ada perbaikan-perbaikan mekanisme penyaluran zakat pegawai," ujarnya. 

Saat ditanyakan apa sudah diketahui aliran dana penilapan zakat tersebut kemana saja, apakah ada pihak lain, Syahrial menyampaikan berdasarkan pengakuan yang bersangkutan, dana itu digunakan sendiri. 

"Intinya dana itu digunakan untuk kebutuhan pribadi yang bersangkutan Namun untuk pasti kita tunggu hasil pemeriksaan Inspektorat nanti," sebutnya.(gem)

Laporan SOLEH SAPUTRA, Pekanbaru

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago

PSPS Pekanbaru Tantang PSIS di Laga Pembuka Championship 2026/2027

PSPS Pekanbaru menghadapi PSIS Semarang di laga pembuka Championship 2026/2027. Askar Bertuah menargetkan poin dari…

3 hari ago