Categories: Riau

Istri Jefry Noer Ikut Diperiksa KPK

PEKANBARU DAN KAMPAR (RIAUPOS.CO) — PEMERIKSAAN saksi-saksi dugaan korupsi pembangunan Jembatan Waterfront City, Kampar masih berlanjut. Setelah mantan Bupati Kampar Jefry Noer diperiksa di Jakarta, kali ini giliran istrinya Eva Yuliana yang diperiksa Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Eva yang merupakan anggota DPRD Riau dari Partai Demokrat ini diperiksa sebagai saksi di Mako Brimob Polda Riau Jalan KH Ahmad Dahlan, Kecamatan Sukajadi, Jumat (6/9).

 

Selain Eva, KPK juga melakukan pemeriksaan terhadap Kadis Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pekanbaru Indra Pomi Nasution. Indra Pomi adalah mantan Kepala Dinas Bina Marga dan Pengairan Kabupaten Kampar. Proses pemeriksaan kedua saksi dugaan korupsi proyek multiyears itu dilakukan secara terpisah.

Pemeriksaan berakhir sekitar pukul 18.00 WIB. Indra Pomi  yang mengenakan kemeja lengan panjang dan celana hitam tampak keluar dari ruang pemeriksaan dan menuju parkiran. Ketika disambangi Riau Pos, Indra Pomi terkejut. Bahkan, dia sempat menolak diwawancarai. Setelah didesak, akhirnya suami anggota DPRD Kampar Haswinda itu mau angkat bicara. Diakui Indra Pomi, kedatangannya untuk menjalani pemeriksaan atas perkara yang tengah diusut KPK.

"Diperiksa untuk tersangka Adn (Adnan, red)," ujar Indra sambil menuju ke mobil pribadinya.

Tak hanya itu, Indra juga sempat meminta agar tidak membe­ritakan pemeriksaan yang  dijalaninya. Dia juga melarang ketika hendak difoto.  “Janganlah (diberitakan). Nggak usahlah difoto, ini privasi,” ungkapnya dengan nada melarang dan langsung masuk ke dalam mobil Nissan Juke warna merah BM 1544 ZH meninggalkan Mako Brimob Polda Riau.

Sementara Eva yang coba dihubungi melalui telepon seluler­nya terkait pemeriksaan kemarin tidak menjawab panggilan. Begitu juga dengan pesan WhatsApp yang dikirimkan, Eva tidak merespons sama sekali. Salah seorang penyidik KPK mengakui, pihaknya melakukan pemeriksaan terhadap sejumlah saksi disinyalir mengetahui pembangunan  proyek multiyears di Kampar. Langkah itu, kata dia, untuk merampungkan proses penyidikan. "Selain saksi IP (Indra Pomi), kami juga memintai keterangan mantan istri Bupati Kampar (Eva Yuliana, red)," ujar pria baju batik yang enggan menyebutkan namanya itu.

Selain itu, ditambahkannya, proses pemeriksaan saksi juga dilakukan di Kabupaten Kampar oleh penyidik KPK. "Di Kampar ada juga pemeriksaan. Pemerisaan saksi ini masih akan berlanjut," ujarnya. (ted)

Laporan: Riri Raadam dan Hendrawan

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Polres Bengkalis Musnahkan 8,2 Kg Sabu dan 5.005 Pil Ekstasi

Polres Bengkalis memusnahkan 8,2 kg lebih sabu dan 5.005 pil ekstasi. Hingga Juli 2026, polisi…

11 jam ago

Harga TBS Sawit Riau Periode 29 Juli-4 Agustus 2026 Naik, Ini Besarannya

Harga TBS sawit mitra plasma Riau naik menjadi Rp3.985,26 per kg untuk periode 29 Juli-4…

11 jam ago

Kafe A Tak Berizin dan Sudah Tiga Kali Ditegur, Satpol PP Kuansing Siapkan Langkah Tegas

Razia pekat di Kuansing mengamankan dua LC dan minuman alkohol. Kafe A yang tak berizin…

12 jam ago

Polisi Temukan 8 Paket Sabu, Residivis Narkoba Kabur dengan Tangan Terborgol

Pria di Siak yang kedapatan membawa 8 paket sabu kabur ke semak dan kebun sawit…

12 jam ago

Waspada DBD! Kasus di Kuansing Melonjak, 100 Warga Terserang pada Mei

Sebanyak 251 kasus DBD tercatat di Kuansing dalam enam bulan 2026. Warga diminta waspada dan…

13 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Series Dumai Dimulai, 12 Tim Pelajar Berebut Jadi yang Terbaik

Riau Pos-HSBL 2026 memasuki series Dumai pada 29 Juli-1 Agustus. Sebanyak 12 tim putra dan…

14 jam ago