Pemasangan pin anggota DPRD Riau kepada Sukarmis oleh Wakil Ketua Pengandilan Tinggi Riau Eka Kartika.(MHD AKHWAN/RIAU POS)
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Meski proses pelantikan 65 Anggota DPRD Riau telah terlaksana, ada beberapa peristiwa yang mewarnai pengucapan sumpah jabatan wakil rakyat tersebut. Di mana, usai doa penutupan, sejumlah mahasiswa yang berada di dalam ruangan melakukan aksi. Dengan mengenakan almamater lengkap, 4 orang mahasiswa berniat membentangkan sebuah spanduk berisi pesan khusus.
Hal itu pun memantik reaksi pihak keamanan. Sehingga sempat terjadi aksi saling tarik-menarik antara mahasiswa dengan pihak keamanan. Peristiwa itu berlangsung cukup cepat. Bahkan spanduk yang dibawa mahasiswa tidak sempat dibentangkan.
"Keluar kalian. Keluar semua. Buat rusuh saja," kata salah seorang berseragam safari mirip petugas keamanan.
Para mahasiswa yang berjumlah 3-4 orang itu langsung dibawa keluar ruang paripurna lewat pintu samping dan diamankan petugas. Merekapun sempat diinterogasi oleh pihak kemanan.
"Banyak bicara, banyak kerja, lanjutkan perjuangan". Demikian isi tulisan yang ada di dalam spanduk yang tidak sempat dibentangkan itu. Setelah insiden itu, proses penutupan pelantikan anggota DPRD Riau kembali dilanjutkan. Bahkan hingga acara selesai, kondisi Gedung DPRD Riau kembali normal seperti sedia kala.(nda)
>>Berita selengkapnya baca Riau Pos hari ini.
Editor : Rinaldi
Pemkab Rohul mencatat realisasi APBD 2025 sebesar Rp1,9 triliun atau 92,87 persen dan kembali meraih…
Mahasiswa FK Unri mengubah lahan kosong di Teluk Makmur, Dumai, menjadi kebun TOGA produktif untuk…
Disdik Riau mengumumkan 70.616 peserta lulus SPMB 2026. Bagi yang belum diterima, tersedia 2.179 kursi…
Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 km pada 2026, disertai pembangunan drainase…
Buron 3 tahun kasus 15 kg sabu di Bengkalis berinisial A (48) akhirnya ditangkap Polres…
DPRD Kampar melantik Idris sebagai anggota PAW Fraksi PAN untuk sisa masa jabatan 2024–2029 dalam…