Categories: Riau

Kapolda dan Wabup Berjibaku Padamkan Api di Kelemantan

BENGKALIS (RIAUPOS.CO) — Seragam yang dikenakan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setia Imam Efendi tak bersih lagi. Kotoran tanah gambut, debu arang sisa kebakaran menempal di mana-mana, bahkan leher putih Kapolda juga kotor oleh lumpur gambut karena memikul selang air.

Bersama Wakil Bupati Bengkalis, H Bagus Santoso dan sejumlah pejabat Polda Riau, Kapolda bersama istri berjibaku, turun langsung ikut memadamkan api di Desa Kelemantan Kecamatan Bengkalis.

Menggunakan helikopter, Kapolda bersama isteri tiba di Desa Kelemantan sekitar pukul 09,00 WIB. Disambut Wabup H Bagus Santoso dan sejumlah pejabat Bengkalis, Kapolda langsung memilih naik sepeda motor bersama istri ketimbang naik mobil yang telah disiapkan, begitu juga Wabup Bengkalis, Bagus Santoso.

Sekitar 25 menit perjalanan, Kapolda bersama rombongan tiba di lokasi karhutla di Desa Kelemantan berbatasan dengan Desa Sekodi. Turun dari sepeda motor, Kapolda langsung memanggil sejumlah petugas pemadam dari BPBD, Polri, TNI, untuk membicarakan teknik memadamkan api di lahan gambut.

"Tak usah ngebut-ngebut, lambat-lambat saja, yang penting apinya padam. Teknik memadamkan api di lahan gambut itu perlakuannya berbeda. Tak perlu cepat-cepat, lambat tak apa," ujar Kapolda.

Bersama isteri dan didampingi Wakil Bupati H Bagus Santoso, Kapolda menyeberangi kanal mengambil selang air lalu ditembakkan ke titik-titik di dalam gambut yang masih mengeluarkan asap tebal. Tidak hanya satu titik, Kapolda menyambangi seluruh tim yang berjibaku di lapangan dengan 4 unit mesin portable.

"Hasil evaluasi kita hari ini, bahwa kita masih kekurangan mesin pompa air. Mohon ini, melalui Pak Wabup, sampaikan ke Ibu Bupati, hambatan-hambatan pemadaman di lapangan, terutama mesin pompa air," ujar Kapolda.

Kapolda juga meminta petugas di lapangan dan masyarakat tidak lengah. Harus disikapi sedemikian rupa, diatur dengan baik siapa yang turun ke lapangan siapa yang istirahat. "Jangan lengah, target kita tiga hari ke depan api semakin mengecil. Diatur ya, siapa yang jaga malam, diatur shipnya," pinta Kapolda.

"Kita datang ke sini bukan untuk rapat atau apa, kita datang ke sini untuk padamkan api. Semua di sini sama, mau polisi, TNI, BPBD, masyarakat tujuannya hanya satu padamkan karhutla," sambung Kapolda.

Dalam kesempatan tersebut Kapolda juga meminta kepada Camat Bengkalis, Ade Suirman untuk menggerakkan masyarakat bersama-sama memdamkan api. "Panggil pemilik lahan atau masyarakat lainnya untuk bersama-sama turun padamkan api. Kondisi seperti ini tidak bisa hanya kita serahkan ke petugas pemadam saja, harus bersama-sama," pinta Kapolda lagi.

"Terimakasih untuk semuanya, mari tetap semangat, jaga kekompakan, saling mengisi. Dengan bersama kita bisa," sambung Kapolda seraya menyerahkan "vitamin" kepada petugas pemadam di lapangan.

Sementara itu Wakil Bupati Bengkalis H Bagus Santoso mengatakan, kedatangan Kapolda bersama isteri selain turun langsung melakukan pemadaman dan memberikan arahan-arahan juga menambah semangat kepada para petugas di lapangan.

"Luar biasa pak Kapoda Riau, bersama isteri langsung turun melakukan pemadaman. Dan ini tentu menjadi penyemangat bagi pemerintah Kabupaten Bengkalis juga rekan-rekaman di lapangan untuk bekerja lebih giat lagi," sebut Bagus.

Apa-apa yang menjadi evaluasi Kapolda seperti penyediaan mesin pompa air, keikutsertaan masyarakat dan lainnya akan menjadi perhatian penuh Pemkab Bengkalis.
 
"Sekali lagi kami sampaikan, mohon tidak memerun saat membersihkan atau membuka lahan perkebunan baru. Tengoklah, kalau sudah seperti ini, kita semua jadi susah," pesannya lagi.

Masih di lokasi yang sama, Kades Kelemantan, Nangak mengatakan, saat ini pihaknya memerlukan mesin pompa air untuk melakukan pemadaman dan pendinginan, minimal 2 unit.
 
Ditanya luas lahan yang terbakar, kata Nangak diperkirakan sudah puluhan hektare, mulai dari Desa Palkun, Kelemahan dan Kelemantan Barat.

Laporan: Erwan Sani (Bengkalis)
Editor: Rinaldi

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Realisasi APBD Inhil Baru 58,07 Persen, Bupati Herman Minta OPD Gesa Program

Bupati Indragiri Hilir Herman meminta seluruh OPD memacu percepatan realisasi APBD 2026 yang baru mencapai…

10 menit ago

Satlantas Polres Inhu Gelar Strong Point Serentak, Kapolres Ikut Bawa Pengendara Menyeberang

Kapolres Inhu AKBP John Letedara turun langsung melayani masyarakat dengan mengatur lalu lintas dan membantu…

16 menit ago

Fajar Fikri Juara Denmark Open 2026 Usai Libas Aaron Soh

Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…

23 jam ago

Bawa Lari 12 Ekor Sapi Kurban senilai Rp195 Juta, “Adi Black” Ditangkap Polsek Rumbai

Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…

23 jam ago

Marak Pasangan Mesum di Penginapan, Anggota DPRD Pekanbaru Minta Pemko Cek Izin THM dan Hotel

Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…

24 jam ago

Sempat Kirim Pesan Pamit, Perempuan Muda di Meranti Ditemukan Meninggal di Perairan Tanjung Kedabu

Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…

1 hari ago