Categories: Riau

Investor Makasar Berhenti Berinvestasi di Fikasa sejak 2016

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Sidang lanjutan investasi bodong pimpinan perusahaan dan komisaris perusahaan di bawah bendera Fikasa Group kembali dilanjutkan, Jumat (4/2) sore. Dipimpin Hakim Ketua Dahlan, sidang menghadirkan saksi meringankan para terdakwa.

Salah satu saksi bernama Bambang, berasal dari Makassar hadir di persidangan. Mantan nasabah Fikasa Group ini mengaku pembayaran bunga terhadap investasinya lewat produk promisory note selalu lancar. Fikasa tidak pernah telat membayar. Hanya saja, kesaksiannya yang menyebutkan sudah berhenti berinvestasi sejak 2016, dipertanyakan hakim.

"Kenapa saudara berhenti padahal sudah lima tahun terus mendapatkan keuntungan. Tidak perlu kerja, dapat bunga sampai 11 persen, mengapa tidak dilanjutkan," tanya majelis hakim.

Bambang beralasan, dirinya ingin memulai usaha lain yang dikerjakan sendiri. Dirinya menarik semua modal awal dari perusahaan di bawah naungan Fikasa Group untuk membuka usaha penyulingan minyak kayu putih. "Karena lebih menguntungkan yang mulia," kata Bambang.

Bambang mengenal Agung Salim dari seorang rekan bisnis yang juga berasal dari Makassar. Selain dirinya, Bambang mengaku tahu bahwa ada ratusan nasabah Fikasa Group lainnya di Makassar.

Hanya saja, dalam persidangan Bambang juga mengaku salah seorang keluarganya yang jadi masabah, juga mengalami macet pembayaran. Tunggakan itu hampir bersamaan dengan waktu tunggakan yang dialami para korban investasi Fikasa di Pekanbaru.(end)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Tiga Bulan Belajar di Dunia Media, Mahasiswa Unri Rampungkan Program Magang Berdampak di Riau Pos

Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…

2 hari ago

Tangis dan Bangga Warnai Pelepasan 250 Siswa SMPN 25 Pekanbaru

Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.

2 hari ago

Sewa Lima Hari, Mobil Malah Digelapkan, Pasutri Berakhir Ditangkap

Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.

2 hari ago

Pantai Solop Diawasi Ketat Saat Iduladha, Maksiat dan Narkoba Jadi Perhatian

Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…

2 hari ago

Korupsi Bibit Kopi Liberika di Meranti, Kerugian Negara Rp663 Juta Berhasil Dipulihkan

Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…

2 hari ago

Kursi Kadis PUPR Riau Berganti, SF Hariyanto Tunjuk Zulfahmi Jadi Plt

SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.

2 hari ago