RETAK: Kondisi Jalan Rambutan yang baru dikerjakan sudah retak, Kamis (3/10/2019).hasanal bulkiah/riau pos
DUMAI (RIAUPOS.CO) — Perbaikan Jalan Rambutan telah selesai dikerjakan. Namun sayangnya jalan tersebut sudah mulai rusak di beberapa bagian. Bahkan jalan itu sudah retak. Keretakan jalan terlihat di dekat persimpangan Jalan Rambutan-Jalan Delima.
Retaknya jalan aspal yang baru saja selesai dikerjakan itu tentunya menjadi tanda tanya bagi masyarakat sekitar. Diduga pengerjaan Jalan itu dilaksanakan asal-asalan.
Diketahui, untuk peningkatan jalan tersebut, Dinas PUPR Kota Dumai menggelontorkan anggaran sebesar Rp700 juta. Peningkatan jalan itu di kerjakan oleh CV Kyla dengan konsultan pengawas CV Zahira Konsultan.
Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Jalan Rambutan Indra mengaku sudah mengetahui kondisi jalan tersebut. “Memang ada patah, berdasarkan hasil pemeriksaan kami, bagian yang patah diduga akibat jalan yang baru diselesaikan itu dilewati mobil air,” ujarnya
Ia mengatakan pihaknya sudah mengetahui mobil air milik siapa yang membuat jalan yang baru selesai dikerjakan itu rusak. “Kita sudah pasang plang dilarang melintas, namun tetap saja dilewati, karena memang ada batas waktu jalan tersebut baru boleh dilewati,” ujarnya.
Ia mengatakan pihaknya akan memerintahkan rekanan untuk perbaikan pada dasarnya semua merupakan tanggung jawab pihak rekanan. “Belum serah terima, jadi masih tanggung jawab mereka,” ujarnya.
Masyarakat setempat juga menyayangkan kondisi jalan yang rusak padahal baru selesai dikerjakan tersebut. “Ini sangat disayangkan, kenapa baru selesai sudah rusak seperti ini,” ujar Darmo (45) kepada Riau Pos.
Ia mengatakan pihaknya terkait tampaknya kurang melakukan pengawasan terhadap pembangunan jalan tersebut. “Memang saat baru selesai, sudah banyak kendaraan yang melintas makanya cepat rusak, harusnya dijaga lebih ketat,” tutupnya.(hsb)
Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…
Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…
Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…
Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…
Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…
Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…