Categories: Riau

PSR Belum Sesuai Target

PEKANBARU, (RIAUPOS.CO) – Gubernur Riau H Syamsuar meminta bantuan kepada pemerintah pusat, untuk dapat membantu Pemerintah Provinsi Riau dalam meningkatkan Program Peremajaan Sawit Rakyat (PSR). Karena hingga saat ini, realisasi program PSR di Riau masih belum sesuai target.

"Kami berharap pemerintah pusat dapat membantu agar program PSR ini bisa lebih meningkat lagi di masa yang akan datang di Provinsi Riau ini," ujar Gubri saat menghadiri acara panen perdana program PSR di Rokan Hilir secara virtual kemarin.

Gubri mengatakan, bahwa program PSR di Kabupaten Rokan Hilir sudah mulai dilaksanakan sejak 2017. Program peremajaan sawit rakyat ini telah terbukti mampu membantu masyarakat dalam melakukan peremajaan kebunnya.

"Kegiatan PSR terbukti sudah dapat meningkatkan ekonomi dan peluang usaha bagi masyarakat sekitar. Seperti peluang di bidang pembibitan dan penangkaran kelapa sawit, yang bisa dilakukan dengan skala usaha rumah tangga maupun kelompok masyarakat lainnya," ujarnya.

Selain itu, Gubri juga menyampaikan berdasarkan data yang ada, program peremajaan sawit rakyat di Provinsi Riau

sejak 2017 sampai dengan Juli 2021 mencapai  20.733 hektare.

"Dengan penerima manfaat mencapai 86 kelembagaan yang meliputi 11.274 kebun yang tersebar di delapan kabupaten, yaitu Kabupaten Kampar, Rokan Hulu, Pelalawan, Siak, Kuantan Singingi, Rokan Hilir, Bengkalis, Indragiri Hulu dan Kota Dumai," ujarnya

Gubri menambahkan, dengan lahirnya Undang-Undang Cipta Kerja yang juga diatur di dalamnya terkait PSR ini, pihaknya menunggu tindak lanjut dari UU Cipta Kerja ini. Agar program PSR bisa terus berlanjut di Riau.

"Karena itulah melalui dukungan dan bantuan dari pemerintah pusat, serta adanya Undang-Undang Cipta Kerja yang saat ini juga kami tunggu, mudah-mudahan program PSR bisa terus berjalan di Riau," harapnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gubri juga berharap peremajaan sawit rakyat baik di kabupaten/kota di Provinsi Riau dapat lebih ditingkatkan lagi di masa yang akan datang.

"Semoga program peremajaan sawit rakyat baik di Rokan Hilir maupun juga kabupaten kota di Provinsi Riau, dapat kita tingkatkan di masa yang akan datang guna untuk meningkatkan kesejahteraan rakyat kita," harapnya.(ade)

 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Mantan Dirut PT SPRH Divonis 11 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi PI Rp64,2 Miliar

Mantan Dirut PT SPRH Rahman divonis 11 tahun penjara dalam kasus korupsi dana PI 10…

2 jam ago

Kebakaran Hebat di Jalan Belimbing Pekanbaru, Lima Kios Ludes Dilalap Api

Kebakaran menghanguskan lima kios di Jalan Belimbing, Pekanbaru. Damkar mengerahkan tujuh armada dan berhasil mencegah…

3 jam ago

Rapat Banggar Berujung Kericuhan, Bentrokan Pecah di Gedung DPRD Riau

Kericuhan di DPRD Riau usai rapat Banggar memicu bentrokan dua kubu. Polisi menyelidiki insiden, sementara…

4 jam ago

Polisi Ungkap Temuan Baru Kematian Dokter PPDS di Siak, Dua Jenis Obat Disita dari TKP

Polres Siak menyebut belum ditemukan tanda kekerasan secara kasat mata pada dokter PPDS yang meninggal.…

5 jam ago

Bupati Inhu Dorong UMKM Urus Sertifikat Halal Gratis, OPD Diminta Aktif Dampingi

Bupati Inhu meminta OPD mendampingi UMKM mengurus sertifikat halal gratis agar pelaku usaha memanfaatkan program…

1 hari ago

APHI Riau Dorong Pelaku Usaha Hutan Garap Peluang Bisnis Karbon Lewat Aturan Baru

APHI Riau dan Fairatmos menggelar diskusi perdagangan karbon guna memperkuat kapasitas pemegang PBPH menyambut implementasi…

1 hari ago