Categories: Riau

Kunyit Hitam, Peluang Usaha Menjanjikan di Kota Pekanbaru

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Enterpreuner Muda Pekanbaru, Muhammad Fauzal mengembangkan tanaman obat herbal jenis baru, yaitu kunyit hitam yang memiliki beragam khasiat, mulai dari kesehatan, hingga menjadi peluang usaha menjanjikan dan menghasilkan keuntungan.

Sebagai pemilik usaha KH Garden PKU dan pelopor Program Agropeneur Kunyit Hitam, Fauzal sudah melakukan budidaya Kunyit Hitam dari 2018 lalu. Awal masuk ke Indonesia, harga Kunyit Hitam relatif mahal karena faktor kelangkaan dan sulitnya distribusi jenis rempah ini ke Indonesia. "Untuk harga saat ini sekitar Rp500 ribuan perkilogram," katanya, Sabtu (4/6/2022).

Tanaman dengan nama latin Kaemprefia Parviflora ini termasuk salah satu jenis umbi/rempah dengan nilai ekonomis yang lumayan menjanjikan, karena peredaran harga di Thailand dan Malaysia tergolong lebih tinggi dibandingkan jenis umbi-umbian seperti jahe, kencur, temu lawak dan lainnya.

Saat ini tambahnya, kunyit hitam sudah mulai banyak dikembangkan di beberapa Wilayah di Indonesia, beberapa kelompok tani sudah ikut serta mengembangkannya di skala lahan.

"Alhamdulillah hingga tahun ini saya sudah melakukan import skala tonase dan penjualan untuk pemenuhan kebutuhan pembibitan dan konsumsi di beberapa wilayah di Indonesia. Saat ini sudah dalam progres dan tahap persiapan produksi, semoga dalam waktu dekat kita sudah dapat melakukan pengenalan produk berbahan baku kunyit hitam," terangnya.

Dengan pengenalan jenis kunyit hitam ini kepada masyarakat, diharapkan terwujud sektor hulu ke hilir dan tanaman ini bisa menjadi komoditas pertanian unggulan di wilayah Riau.

Selain itu, saat ini Fauzal juga sedang mempersiapkan kemitraaan untuk beberapa kelompok tani dan petani mandiri binaan. "Teman teman dapat berkunjung guna melihat langsung dan bersama berbagi edukasi tentang kunyit hitam ini di Jalan Nurul Islam, Kelurahan Pematangkapau, Kecamatan Kulim, Pekanbaru, Riau," ajaknya.

Dijelaskannya, kunyit hitam merupakan salah satu tanaman langka yang belum banyak dikenal dan dibudidayakan beberapa kelompok di Indonesia. Kunyit hitam merupakan salah satu jenis umbi atau rempah-rempah dengan sangat banyak manfaat. Tanaman ini berasal dari India dengan penamaan krachai dum dan sedang marak dikembangkan di beberapa wilayah seperti Thailand, Malaysia, dan Vietnam. "Di Indonesia tahap budidaya awal masih melakukan import untuk kebutuhan bibit umbi," ungkapnya.

Beberapa negara yang sudah melakukan budidaya sebelumnya sudah banyak melakukan uji lab dan produksi dari umbi emas ini. Beberapa referensi menyebutkan kunyit hitam memiliki kandungan minyak atsiri yang merupakan gabungan dari keton sesquiterpen, turmeron, tumeon 60 persen, zingiberen 25 persen, feladren, sabinen, borneol, dan sineil.

"Kandungan lain seperti lemak rendah, karbohidrat rendah, protein, pati, vitamin C dan mineral. Kandungan tersebut sangatlah baik untuk kesehatan terutama dalam masa penyembuhan," pungkasnya.

Laporan: Majawaroh Annafi (Pekanbaru)
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Kabut Asap Karhutla Memburuk, 2.394 Warga Indragiri Hulu Terserang Penyakit ISPA

Dinas Kesehatan Kabupaten Indragiri Hulu mencatat sebanyak 2.394 warga terserang ISPA akibat kabut asap karhutla…

14 jam ago

Tembus 1.687 Pelamar di Hari Pertama, Job Fair Perdana Rohul Dibanjiri Pencari Kerja

Sebanyak 1.687 pencari kerja memadati halaman Kantor Bupati Rokan Hulu pada hari pertama Job Fair…

15 jam ago

Tim Putra SMA Darma Yudha Pertahankan Gelar Juara Honda DBL 2026 Riau

Tim basket putra SMA Darma Yudha Pekanbaru sukses mempertahankan gelar juara Honda DBL with Kopi…

16 jam ago

Menginap di Kamar Deluxe Cuma Rp455 Ribu, Hotel Mutiara Merdeka Hadirkan Paket “Koper”

Hotel Mutiara Merdeka Pekanbaru menghadirkan promo bulanan bertajuk Paket "Koper" dengan tarif Rp455 ribu per…

2 hari ago

Tingkatkan Kualitas Pembelajaran, Mahasiswa Pascasarjana UNRI Dampingi Guru MTsN 1 Kampar Kembangkan AI

Mahasiswa Magister Pendidikan Matematika FKIP UNRI mendampingi 45 guru MTsN 1 Kampar dalam memanfaatkan ChatGPT…

2 hari ago

Sekda Inhu Zulfahmi Adrian Koordinasi dengan BKN Atasi Polemik SK 247 Kepala Sekolah

Pemerintah Kabupaten Indragiri Hulu belum menerbitkan Surat Keputusan (SK) pengangkatan bagi 247 kepala sekolah yang…

3 hari ago