Categories: Riau

Sesalkan Ketidakhadiran Pemkab

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Panitia Khusus (Pansus) Konflik Lahan DPRD Riau kembali mengagendakan rapat dengar pendapat, Rabu (2/2). Rencananya, pansus yang diketuai Marwan Yohanis itu membahas konflik lahan masyarakat dengan perusahaan di Kecamatan Pekaitan dan Kecamatan Simpang Kanan, Kabupaten Rokan Hilir (Rohil). Namun dewan terpaksa harus membatalkan rapat lantaran tidak satupun perwakilan Pemkab Rohil hadir.

Hal itu sebagaimana disampaikan Marwan Yohanis usai bertemu perwakilan masyarakat Rohil di Gedung DPRD Riau. Dikatakan Marwan, masyarakat selaku pelapor hadir dalam rapat yang telah diagendakan itu.

"Kami sayangkan pemerintah dari Kabuaten Rokan Hilir mulai dari camat sampai bupati tidak ada yang datang. Apa masalahnya ini? Sangat kita sayangkan dan kita prihatin dengan cara berfikir. Kita ingin membantu menyelesaikan konflik-konflik lahan masyarakat," ucap Marwan dengan nada kesal.

DPRD, sambung dia, sengaja mengundang semua pihak agar aduan yang disampaikan masyarakat bisa didengar dari semua sisi. Hal itu guna mengurai benang merah perselisihan yang terjadi. Dia tidak mempersoalkan bila bupati berhalangan hadir. Namun seharusnya, bupati bisa mengirimkan perwakilan. Seperti asisten, kadis maupun camat. Begitu juga dengan para pejabat di kabupaten. Bila tidak bisa hadir, maka tidak ada salahnya mengirim utusan seperti kepala bidang, sekretaris camat dan lainnya.

"Namun ini tidak menunjukan adanya delegasi. Apakah dia memang tidak menghadiri atau memang tidak diwakili dan tidak ada konfirmasi seperti itu," sambungnya.

Kabupaten Rohil sendiri, ucap Marwan, merupakan daerah ke-6 yang diundang pansus untuk dimintai penjelasan. Pemkab Rohil juga menjadi satu-satunya daerah yang tidak menghadiri undangan DPRD. Sementara beberapa daerah sebelumnya, hadir dan bahkan ada yang dihadiri langsung oleh bupati selaku pimpinan tertinggi daerah.

"Sementara kabupaten yang kita undang mulai dari Kuansing, Indragiri Hulu, Kampar, itu dihadiri semua. Kami menyangkan hal ini dan rapat kita tunda sampai ada pemberitahuan lebih lanjut. Kami akan tetap meminta dan mengundang perwakilan dari Pemkab Rohil," tuntasnya.

Diketahui sebelumnya, Pansus Penyelesaian Konflik Lahan DPRD Riau mulai memanggil pihak terkait untuk dimintai keterangan. Sejauh ini, pansus telah mengundang beberapa daerah. Selain itu, untuk penanganan perdaerah, pansus juga langsung mengunsang perwakilan perusahaan yang bertikai dengan masyarakat.

Termasuk OPD dari tingkat Pemprov Riau dan Badan Pertanahan Nasional (BPN) setempat. pansus sendiri menargetkan seluruh laporan sengketa lahan yang masuk bisa diselesaikan dengan cepat. Termasuk mengeluarkan rekomendasi yang disampaikan dalam sidang paripurna.(nda)

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Pacu Jalur Hari Keempat Memanas, 13 Jalur Berhasil Tembus Final

Pacu jalur hari keempat di Tepian Narosa berlangsung sengit. Sebanyak 13 jalur berhasil melaju ke…

10 jam ago

Pilkades Meranti 2026 Terancam Tertunda, Tiga Desa di Meranti Masih Kekurangan Calon

Tiga desa di Kepulauan Meranti masih kekurangan calon kepala desa untuk Pilkades 2026. Pendaftaran diperpanjang…

2 hari ago

Mandi di Sungai Kuantan Saat Pacu Jalur, Pasangan Suami Istri Terseret Arus

Pasangan suami istri terseret arus Sungai Kuantan saat mandi di tengah pacu jalur. Sang istri…

2 hari ago

SBK Apparel Siapkan Doorprize untuk Goweser Riau Pos

SBK Apparel mendukung Riau Pos Gowes Merdeka 2026 dan menyiapkan doorprize kulkas satu pintu untuk…

2 hari ago

PSPS Pekanbaru Sapu Bersih Tiga Laga Uji Coba, Modal Hadapi Championship 2026-2027

PSPS Pekanbaru meraih tiga kemenangan beruntun dalam laga uji coba dan mencetak enam gol sebagai…

2 hari ago

Baru Dua Pekan Ditimbun, Jalan Sontang-Duri Rusak Lagi hingga Bus Nyaris Terguling

Jalan Sontang-Duri kembali rusak setelah hujan, bahkan bus Pinem nyaris terguling. Warga meminta pemerintah segera…

2 hari ago