Categories: Riau

Pertahankan Menu Cita Rasa Melayu

(RIAUPOS.CO) — Rumah Makan (RM) Pak Abbas yang berdiri tahun 70-an hingga kini sudah sangat dikenal baik warga Pekanbaru, Riau maupun di luar Riau. Rumah makan di Jalan Sudirman ini mempertahankan menu dan cita rasa masakan Melayu asli. Awal bernama RM Danau Raya di pinggiran Sungai Danau Bingkuang dan sebelum ada jembatan penyemberangan ke Bangkinang.

Tidak asing lagi kalau rumah makan ini menawarkan masakan andalannya asam pedas baung sungai, ikan goreng selais, udang sungai goreng dan ayam kampung goreng serundeng sangat diminati. Tidak kalah juga dengan menu yang lainnya seperti gulai telur itik, gulai cincang kambing, asam pedas patin sungai, asam pedas ikan tapa dan aneka sayur khas Melayu.

Menurut juru masak di rumah makan tersebut Ryan Nurhidayat kepada Riau Pos, Kamis (2/1) bahwa di RM Pak Abbas ini ada puluhan macam menu cita rasa Melayu dan tetap tidak akan menambah menu baru kekinian karena sudah menjadi mottonya adalah Mempertahankan Citra Rasa Melayu di Tanah Melayu. 

"Asam pedas baung kami, bumbu masaknya menggunakan bahan yang segar dan alami. Dipetik cabai baru digiling. Kita pertahankan menu ini karena berdasarkan sejarah kalau asam pedas baung adalah makanan raja-raja Melayu dan menjadi bekal perjalanan karena tidak akan basi selama 24 jam. Apalagi masyarakat melayu sangat identik dengan ikan-ikan sungai. Kala itu sebagian besar orang melayu tinggal di sepanjang pinggiran sungai dan gampang untuk mendapatkan ikan," terangnya.     

Rumah makan ini sudah puluhan tahun berdiri dan pengunjungnya mulai dari pejabat, artis hingga kalangan biasa. Bahkan RM Pak Abbas juga menyediakan menu masakan untuk dipaketkan ke luar kota. Paling banyak yang order paket ke Jakarta, Bandung dan kota lainnya adalah asam pedas baung.

Meski menyediakan menu zaman dulu (Jadul) RM Pak Abbas baru-baru ini menjadi nominasi Pekanbaru Tax Award 2019 lima besar dan nominasi rumah makan Pariwisata 2019 juga lima besar se-Kota Pekanbaru.(nto)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Perluas Literasi hingga Wilayah Perairan, Inhil Resmikan Pustaka Apung “Parit Anak Inhil”

Pustaka Apung "Parit Anak Inhil" hadir untuk memperluas layanan literasi masyarakat pesisir. Pemkab Inhil berencana…

13 jam ago

Selamatkan Pesisir Meranti, Pengaman Pantai Sepanjang 293 Meter Mulai Dikerjakan

Pembangunan pengaman pantai di Desa Kedabu Rapat, Meranti, terus berjalan untuk menahan abrasi dan melindungi…

14 jam ago

Riau Pos-HSBL 2026 Sambangi Bagansiapiapi, Tim Basket Pelajar Siap Berebut Gelar Juara

Riau Pos-HSBL 2026 seri Bagansiapiapi digelar 22-25 Juli. Turnamen basket pelajar ini menjadi ajang pembinaan…

14 jam ago

Harimau Kembali Muncul di Siak, Warga Diminta Hindari Kebun dan Keluar Malam Hari

Harimau kembali terlihat di Mengkapan, Siak. Warga diminta meningkatkan kewaspadaan setelah satwa itu menyeberang jalan…

14 jam ago

Pemkab Inhu Buka Suara Soal Gaji ke-13 ASN yang Belum Cair, Ini Penyebabnya

Pemkab Indragiri Hulu belum dapat mencairkan gaji ke-13 ASN karena keterbatasan fiskal. Kebutuhan anggaran mencapai…

15 jam ago

SPBU di Hang Tuah Ujung Dilalap Api, Satu Mobil dan Pompa Pengisian Hangus

Kebakaran melanda SPBU Hang Tuah Ujung Pekanbaru. Sebuah mobil dan satu pompa BBM hangus, sementara…

16 jam ago