Categories: Riau

Terlambat Bahas APBD Perubahan, DAU Terancam Tunda Salur

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Riau mengaku kecewa dengan lambannya pengajuan draft anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) perubahan 2020. Padahal, batas waktu pengajuan dokumen ke kementerian dalam negeri sudah semakin dekat. 

Untuk itu, Sekretaris Fraksi PAN DPRD Riau Ade Hartati yang juga anggota badan anggaran mendesak pemprov untuk segera mengajukan rancangan APBD P tersebut. 

Ia khawatir, bila pembahasan terlambat dilakukan maka akan berimbas kepada banyak hal. Salah satunya adalah tunda salur dana alokasi umum (DAU) dari pemerintah pusat sebesar 30 persen. Itu sesuai dengan peraturan yang sebelum telah di tetapkan.

"Dalam siklus penyusunan anggaran dan dalam aturan yang berlaku, pemrov seharusnya telah mengajukan rancangan APBD P di minggu pertama bulan Agustus. Keterlambatan ini tentu akan berdampak pada penundaan DAU sebesar 3 persen yang pastinya sangat merugikan Riau secara keseluruhan," sebut Ade kepada Riaupos.co, Rabu (2/9/2020).

Ia menambahkan, selain penundaan DAU, keterlambatan pembahasan APBD P juga akan berimbas kepada pembahasan yang tidak maksimal. Karena legislatif diikat oleh waktu yang sangat singkat, untuk melakukan pembahasan sesuai aturan yang berlaku.

"Poin kedua tentu saja menjadikan banyaknya program dan kegiatan yang tdk bisa terawasi dengan baik. Padahal kita tau, kebutuhan masyarakat di tengah situasi saat ini sangat banyak. Maka harusnya itu yang di prioritaskan. Bila waktunya sangat mepet, bagaimana dewan mau melakukan pengawasan?" tanyanya. 

Atas kondisi diatas, legislator asal Kota Pekanbaru itu meminta tim anggaran pemerintah daerah (TAPD) untuk segera mengajukan rancangan APBD P kepada DPRD Riau. Untuk kemudian dibahas secara maraton demi keberlangsungan program yang tengah berjalan.

Laporan: Afiat Ananda (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Sidang Korupsi Abdul Wahid, Saksi Sebut Dana Rp1 Miliar Dilaporkan Langsung ke Gubernur

Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…

14 jam ago

Kasus Penyerangan Pekerja PT SBP, Korban Bertambah dan Pelaku Belum Ditangkap

Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…

23 jam ago

Kejagung Bongkar Dugaan Korupsi MBG, Eks Kepala BGN dan Dua Wakilnya Ditahan

Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…

23 jam ago

Gaji Juni dan Gaji Ke-13 ASN Rohul Cair Bulan Ini

Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…

23 jam ago

40 Bikers Honda Adu Kemampuan di Safety Riding Regional Competition 2026

Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…

23 jam ago

RS Awal Bros Pekanbaru Raih Penghargaan Menteri Kesehatan atas Capaian Imunisasi Nasional

RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…

23 jam ago