INTERNET
JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Musisi Ahmad Dhani kabur saat terlibat debat panas dengan pengacara yang juga politisi PSI, Muannas Aladaid dalam acara iNews TV, Senin petang (30/12/2019).
Awalnya, Dhani mengatakan bahwa dia sudah membuat perencanaan setelah keluar dari penjara.
“Saya tadi sudah bikin self planner ya bahwa saya adalah part timer musision, full timer politition,” kata Dhani, dikutip Pojoksatu.id dari channel Youtube Official iNews.
“Artinya musik itu sebagai ngisi waktu, politiknya full time,” tambah Dhani.
Host iNews TV lantas mencecar Dhani dengan sejumlah pertanyaan. Termasuk soal rencana Dhani membuat buku dan film.
Setelah itu, Host iNews TV menghubungi politikus PSI, Muannas Aladaid. Ia meminta Muannas menanggapi rencana Dhani yang akan fokus di dunia politik.
“Semoga ke depan Mas Dhani, saya kira tidak lagi menampilkan politik identitas atau kemudian dengan kebencian kepada kelompok tertentu,” ucap Muannas.
Menurut Muannas, hukuman yang telah dijalani Dhani merupakan bukti bahwa suami Mulan Jameela itu telah terbukti melakukan ujaran kebencian.
“Sebagaimana sudah dibuktikan oleh dua putusan pengadilan, baik yang di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan maupun yang di Surabaya,” ucapnya.
Menurut Muannas, lebih baik Dhani menjadi musisi ketimbang politikus. Sebab, jika Dhani menjadi politikus, maka lebih banyak mudaratnya.
Dhani lantas menanyakan kepada Muannas apakah tahu isi putusan pengadilan vonis yang dijatuhkan kepadanya.
Muannas pun menjawab bhawa Dhani divonis 1 tahun 6 bulan penjara di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Namun dia mengaku tidak tahu isi vonisnya.
“Kalau vonisnya gak tahu bunyinya, lebih baik jangan berpendapat dulu. Soal politik identitas, saya juga bingung. Identitas saya apa? coba jawab,” kata Dhani.
Muannas mencoba menjawab pertanyaan Dhani. Namun jawaban Muannas tak memuaskan Dhani. Akhirnya keduanya terlibat perdebatan panas hingga Dhani meninggalkan acara debat yang disiarkan secara langsung.
Sumber: Pojoksatu.id
Editor: E Sulaiman
Ganda putra Indonesia Fajar Alfian/Muhammad Shohibul Fikri sukses menjuarai Denmark Open 2026 usai mengalahkan pasangan…
Polsek Rumbai menangkap seorang pria berinisial SK alias Adi Black akibat mengelapkan 12 ekor sapi…
Anggota DPRD Pekanbaru Muhammad Sabarudi meminta Pemko Pekanbaru tidak sekadar menggelar razia pekat, tetapi juga…
Suleha Rindiyani (22), warga Desa Tanjung Kedabu, Kepulauan Meranti, ditemukan meninggal dunia di perairan setempat…
Universitas Riau resmi mengukuhkan lima guru besar baru dari berbagai disiplin ilmu, meningkatkan jumlah total…
Dinas Perhubungan Kota Pekanbaru bersama tim gabungan menjaring 47 truk tonase besar yang melanggar aturan…