Categories: Politik

Kans Airlangga Hartarto Besar

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Hasil jajak pendapat yang dilakukan Relawan Airlangga Hartarto yang tergabung dalam Gerakan BerkAH (Gerakan Berkreasi Bersama Airlangga Hartarto) di Jawa Tengah memunculkan dua tokoh kuat yang dinilai paling cocok berpasangan dengan Ketua Umum Partai Golkar di Pilpres 2024. Dua tokoh tersebut yakni Ganjar Pranowo dan Puan Maharani.

Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putra mengatakan, kokohnya nama Ganjar Pranowo dan Puan Maharani untuk berpasangan dengan Ketum Golkar Airlangga Hartarto cukup masuk akal. Menurutnya, basis dukungan kedua tokoh yang berasal dari PDIP berada di Jawa Tengah.

"Tapi kalau dari sisi kapasitas, banyak nama lain yang berpotensi berpasangan dengan Pak Airlangga. Mungkin kalau survei selanjutnya dilakukan di Jawa Barat akan muncul nama lainnya, seperti Ridwan Kamil. Karena saat ini popularitas dan elektabilitas kepala daerah cukup tinggi tapi tidak bisa jadi tolak ukur suara nasional," ujar Dedi.

Menurut Dedi, komposisi geografi Jawa non Jawa masih populer dalam langgam politik Indonesia. Terkait dengan status Ketua Umum Golkar Airlangga yang berasal dari etnis Jawa, bahkan keturunan ulama besar, Dedi mengakui hal ini menjadi keunggulan Airlangga.

"Jawa non Jawa itu menunjukkan keseimbangan, kalau Pak Airlangga sendiri yang berasal dari Jawa, saya kira jadi lebih tepat kalau beliau berpasangan dengan tokoh dari luar Jawa," ungkapnya.

Terlebih, kata Dedi, Airlangga sendiri memiliki tiket pada Pilpres 2024. Pertama, Airlangga saat ini memimpin Golkar yang memiliki perolehan suara terbesar kedua di DPR hasil pemilu 2019. Selain itu, Airlangga memiliki panggung untuk dikenal publik karena menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Perekonomian. “Jadi Pak Airlangga sudah memiliki kans besar untuk berpeluang menang tapi perlu pertimbangan tokoh yang dapat bersanding dengan beliau di Pilpres nanti," ujarnya.

Dedi menilai Airlangga Hartarto merupakan tokoh teknokrat yang patut diperhitungkan karena selalu berpikir strategis dibandingkan kerja lapangan. Hal ini sejalan dengan hasil survei Gerakan BerkAH kalau sosok pemikir seperti Anies Baswedan dan Ridwan Kamil tidak banyak didukung untuk berpasangan dengan Pak Airlangga.(jpg)

 

Rindra

Share
Published by
Rindra

Recent Posts

Ketua DPRD Kuansing Diperiksa KPK Selama 12 Jam, Kuasa Hukum Beberkan Materi Pemeriksaan

Ketua DPRD Kuansing Juprizal diperiksa KPK selama 12 jam terkait pelepasan kawasan hutan. Kuasa hukum…

24 jam ago

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara, Uraikan Dugaan Aliran Uang Rp2,4 Miliar

Jaksa KPK menuntut Abdul Wahid 8 tahun 6 bulan penjara dan mengungkap lima dasar tuntutan…

24 jam ago

Bupati Meranti Ingatkan Pilkades 2026 Jangan Sampai Picu Perpecahan

Bupati Kepulauan Meranti mengajak masyarakat menjaga persatuan saat Pilkades 2026 dan menyiapkan hadiah umrah bagi…

1 hari ago

Nelayan Korban Serangan Buaya di Rokan Hilir Meninggal Setelah Dirawat Intensif

Nelayan korban serangan buaya di Sungai Rokan meninggal dunia setelah beberapa hari dirawat intensif. Korban…

1 hari ago

Tiga PKS di Rohul Masih Beli TBS Sawit di Bawah Harga Provinsi, Petani Diminta Lebih Selektif

Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…

2 hari ago

Pelabuhan Penumpang Dumai Resmi Jadi Kawasan Non Tunai, Pembayaran ke Malaysia Kini Bisa Pakai QRIS

Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…

2 hari ago