Categories: Politik

Zulhas Minta Publik Tidak Serang Jokowi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan (Zulhas) mengakui, isu penundaan Pemilu 2024 memang sengaja digaungkan para elite politik. Menurut Zulhas, publik tidak seharusnya menyerang pribadi Presiden Joko Widodo (Jokowi) terkait isu penundaan pemilu.

Belakangan isu penundaan Pemilu 2024 digaungkan oleh Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dengan alasan pemulian ekonomi pasca pandemi Covid-19. Pernyataan Cak Imin kemudian, disambut positif oleh Ketum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketum PAN Zulkifli Hasan.

"Perbincangan soal penundaan Pemilu itu urusan partai-partai, makanya jangan nyalahin Presiden dong, Sekarang malah nyalahin presiden. Pak jokowi diserang. Ini bukan urusan Pak Jokowi ini, saya bukan ngebela loh tapi emang betul," kata Zulhas di Jakarta, Ahad (27/3).

Wakil Ketua MPR ini menegaskan, isu penundaan Pemilu tidak berkaitan dengan Presiden Jokowi. Ia mengklaim, wacana penundaan Pemilu merupakan urusan para elite politik. "Penundaan pemilu bukan urusan Pak Presiden, ini urusan partai-partai. Partai-partai ada namanya perbincangan. Pilpres itu kan ada aturan sendiri. Nah bincang-bincang ini yang baru setuju, saya, Golkar, PKB," ungkap Zulhas.

Memang selain PAN, Golkar dan PKB elit partai politik lain tidak setuju dengan agenda penundaan Pemilu. NasDem, PDI Perjuangan, Demokrat, PPP dan PKS tegas menolak penundaan Pemilu maupun wacana Presiden tiga periode.

"NasDem, PDIP dan yang lain nggak bisa, ya enggak bisa dong, karena kalau tiga aja nggak bisa. Kan harus tiga atau empat, kan ada syaratnya toh. Kalau cuma saya PKB dan Golkar enggak cukup," cetus Zulhas menegaskan.(jpg)

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Tender Batal, Pembangunan Pasar Tembilahan Rp19,9 Miliar Kembali Tertunda

Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…

19 menit ago

Aslog Kapolri Pimpin Langsung Pemadaman Karhutla di Pelalawan

Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…

2 hari ago

Kabut Asap Pekanbaru, Sekolah Kembali Tatap Muka Terbatas dengan Wajib Masker

Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…

2 hari ago

Hujan Lebat Guyur Kuansing, Salat Istisqa Dialihkan Jadi Tausyiah dan Doa Bersama

Hujan lebat mengguyur Kuansing sejak Jumat dini hari. Salat Istisqa dialihkan menjadi tausyiah dan doa…

2 hari ago

Kasus Dugaan Pencabulan Santriwati, Pengasuh Ponpes di Lubuk Dalam Dibekuk

Pengasuh ponpes di Lubuk Dalam, Siak, RS alias KR ditangkap terkait dugaan pencabulan santriwati. Polisi…

2 hari ago

HSBL 2026 Pekanbaru Segera Bergulir, 46 Tim Siap Adu Kemampuan

HSBL 2026 Pekanbaru diikuti 46 tim dan menghadirkan kategori Junior khusus pelajar SMP atau sederajat…

3 hari ago