1 Oktober, Pimpinan DPRD Dilantik
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — Pekan depan, tepatnya usai peringatan Hari Kesaktian Pancasila, Selasa (1/10), empat pimpinan DPRD Kota Pekanbaru yang baru akan dilantik di Gedung Balai Payung Sekaki DPRD Kota Pekanbaru.
Agenda ini seiring telah keluarnya keputusan Gubernur Riau dengan nomor surat Nomor: Kpts 1072/IX/2019, tentang peresmian pengangkatan pimpinan DPRD Kota Pekanbaru masa jabatan 2019-2024, yang ditandatangani langsung oleh Gubernur Riau Syamsuar dengan tanggal ditetapkan 25 September 2019.
Pascaresmi dilantik, 45 anggota DPRD Kota Pekanbaru periode 2019-2024 memang sudah menunjuk terlebih dahulu ketua sementara yakni Hamdani MS SIp dari Fraksi PKS dan wakil ketua sementara H Wan Agusti untuk menjalankan lembaga perwakilan rakyat ini sampai dilantiknya pimpinan defenitif.
“Surat Gubri sudah kami terima soal pelantikan pimpinan, dan dari rapat pimpinan sementara, Selasa (1/10) ditetapkan sebagai waktu pelaksanaannya,”
kata Ketua Sementara DPRD Kota Pekanbaru Hamdani kepada Riau Pos, Kamis (26/9).
Empat partai politik yang memastikan duduk sebagai pimpinan adalah PKS sebagai partai pemenang dengan mendapatkan 8 kursi otomatis langsung menjadi ketua DPRD. Disusul Partai Gerindra 7 kursi, Demokrat 7 kursi, dan PAN 6 kursi.
Berdasarkan SK dari masing-masing partai pemenang, seperti PKS langsung mendefenitifkan Hamdani sebagai ketua. Lalu wakil dari Partai Gerindra sesuai dengan SK DPP partai menunjuk Ginda Burnama ST, Demokrat T Azwendi Fajri, dan dari PAN Ir Nofrizal MM.
Bunga Tabebuya bermekaran di sejumlah ruas jalan Pekanbaru. Warga terpesona melihat pemandangan kota yang lebih…
Kalam Kudus meraih dua kemenangan pada HSBL Selatpanjang 2026 dan memastikan tim putra-putri melaju ke…
Festival Adat Batang Peranap menampilkan Beghagak Tabak, Caca Inai dan Makan Beradat sebagai upaya melestarikan…
Harga Dexlite naik Rp5.050 per liter, pengendara beralih ke biosolar hingga antrean di SPBU Pangkalan…
Pelindo mulai meningkatkan jalan akses Terminal Tanjung Harapan Selatpanjang senilai Rp1,48 miliar untuk kenyamanan dan…
Konflik pengelolaan lahan eks PT RAL di Koto Garo, Kampar, memanas setelah Mitra Agrinas dan…