Categories: Politik

Prokes Pencoblosan di Pilkada Ketat, Masyarakat Tak Perlu Risau

PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Ketua Komisi Pemilihan Umum Riau Ilham Muhammad Yasir menegaskan, masyarakat tidak perlu takut menggunakan hak suaranya dalam pelaksanaan Pilkada serentak di 9 daerah kabupaten di Riau, karena KPU sendiri sudah mengantisipasi dengan prosedur yang ketat terhadap protokol kesehatan di hari pencoblosan nanti, terutama dalam mengantisipasi munculnya klaster Tempat Pemilihan Suara (TPS).

"Masyarakarat tidak perlu risau, di setiap TPS sudah disediakan sabun dan tempat mencuci tangan, serta hand sanitizer. Dan KPU juga menyediakan masker bagi masyarakat yang tidak sempat membawa serta cek suhu tubuh. Bahkan, saat mencoblos masyarakat juga akan dilengkapi sarung tangan,” ungkap Ilham M Yasir.

Diharapkan mantan wartawan Riau Pos ini, dengan pelaksanaan pilkada mudah-mudahan tidak ada klaster di TPS. Terlebih berbagai persiapan terus dimatangkan, dijelaskan Ilham mulai kursi mengantri yang diberi jarak sesuai protokol kesehatan, dan tidak akan sempat menumpuk, karena usai mencoblos pemilih langsung pulang.

“Sedangkan petugas TPS akan dilengkapi dengan pakaian asmat, masker lengkap, dan saat ini  menurut Ihlam sedang dalam proses pengadaannya di pusat,” sambung Ilham. 

Namun justru yang dirisaukan KPU, jelas Ilham, para petugasnya yang terpapar Virus Corona. Karena pada saat Patarlih Juni hingga Juli 2020 lalu, sejumlah petugas yang menjalani Rapid Test ternyata banyak yang reaktif.

"Mereka yang reaktif ini langsung disisihkan, tidak boleh kerja,'' jelas Ilham.

Ilham juga tidak menampik di tubuh KPU sendiri sudah ada 3 ketuanya yang terpapar positif Covid-19. Seperti DKI, Sulses(OTG) dan dirinya, di Riau. Sedangkan daerah tingkat II, yaitu Ketua KPU Agam berserta salah satu anggotanya. 

Ditegaskan Ilham, yang justru dikuatirkan itu klaster kampanye. Dimana adanya pembatasan massa untuk 50 orang saja. Namun di lapangan, ternyata masih ada massa calon kepala daerah melebih jumlah yang telah ditentukan. 

“Bahkan di lokasi pun tidak ada pengecekan suhu tubuh, dan tak terlihat juga pengadaan hand sanitizer. Pelanggaran itu ranah polisi untuk membubarkannya,'' ujarnya.

Bilik Khusus

KPU juga sudah mengantisipasi dengan pengadaan bilik khusus suara. Demikian diungkapkan Ilham M Yasir.

"Warga yang menunjukkan gejala demam dan batuk akan kita arahkan mencoblos di bilik khusus. Jadi mereka tetap bisa mengunakan hak pilih, dan setelah itu kita minta memeriksakan diri ke layanan kesehatan terdekat," ujar Ilham.

Khusus untuk komisionernya yang bertugas di hari pencoblodsan menurut Ilham, KPU memberlakukan pengamanan level 3 . Karena mereka akan banyak berinterkasi dengan masyarakat. Setiap komisioner diberi jatah tiga kali swab saampai tahapan pilkada selesai.

Laporan: Deslina (Pekanbaru)

Editor: Eka G Putra

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Agung Nugroho Wajibkan Seluruh Provider Ikut Bereskan Kabel FO Semrawut di Pekanbaru

Pemko Pekanbaru mewajibkan seluruh provider internet ikut menata kabel fiber optic ilegal. Penertiban dilakukan bertahap…

11 jam ago

Diduga Kompresor Mati Saat Menyelam, Pria di Sungai Indragiri Masih Hilang

Seorang penyelam di Inhil diduga tenggelam setelah kompresor udara mati saat evakuasi kapal. Tim gabungan…

11 jam ago

Lima Tahun Direstorasi, Mangrove Teluk Pambang Bengkalis Kini Jadi Sorotan Dunia

Restorasi mangrove Teluk Pambang di Bengkalis selama lima tahun membuahkan hasil. Kawasan kini pulih, menarik…

11 jam ago

Pemko Pekanbaru Tegaskan Komitmen Berantas LGBT, Satpol PP Diminta Perketat Pengawasan

Pemko Pekanbaru menyiapkan pembinaan, penyuluhan, dan penindakan untuk mencegah LGBT dengan melibatkan Satpol PP, mubalig,…

12 jam ago

UPTJJ Wilayah VI Tuntaskan Sejumlah Ruas Jalan Rusak di Rohul

Pemprov Riau mempercepat perbaikan jalan provinsi di Rokan Hulu. Sejumlah ruas telah kembali fungsional, sementara…

12 jam ago

Junaidi Resmi Jadi Tersangka OTT di Siak, Polisi Dalami Dugaan Kasus Kapal Gratis

Polres Siak menetapkan Kadishub Junaidi sebagai tersangka OTT terkait program kapal gratis. Penyidik masih mendalami…

13 jam ago