Categories: Politik

Otorita IKN Tegaskan Tidak Ada Penggusuran Masyarakat Adat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) menegaskan tidak ada penggusuran masyarakat adat dalam pembangunannya. Hal tersebut ditegaskan Kepala OIKN Bambang Susantono saat menghadiri rapat dengar pendapat (RDP) di Komisi II DPR, kemarin (18/3).

Bambang memastikan, pembangunan IKN di Kalimantan Timur (Kaltim) tersebut memberi ruang seluas-luasnya warga lokal atau masyarakat adat setempat. Terlebih, saat ini Bambang bersama istri sudah menjadi bagian dari penduduk Sepaku, Penajam Paser Utara, Kaltim.

‘’KTP (Kartu Tanda Penduduk, Red) saya dan istri sudah jadi warga Sepaku (wilayah IKN, red),’’ kata Bambang di hadapan pimpinan dan anggota Komisi II DPR. Sebagai bagian dari masyarakat setempat, Bambang memastikan dirinya akan berpihak pada warga lokal. ‘’Kalau kemarin ada ribut-ribut, mudah-mudahan yang terakhir,’’ jelasnya.

Sebelumnya, beredar surat Nomor 179/DPP/OIKN/III/2024 meminta warga Sepaku untuk merobohkan bangunan karena tidak sesuai dengan rencana detail tata ruang (RDTR), rencana tata bangunan dan lingkungan (RTBL) serta tidak memiliki izin membangun. Bambang menyatakan apa yang tertuang dalam surat itu tidak termasuk dalam kategori penggusuran. Bambang berjanji akan menerapkan pendekatan yang humanis. ‘’Kalau ada mereka yang membuka warung, kami sediakan tempatnya, tapi itu semua akan kami tata dalam satu kawasan,’’ ujarnya.(jpg)

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Penuh Tawa dan Energi, Roadshow Kopi Good Day Hibur Siswa SMKN 4 Pekanbaru

Roadshow Kopi Good Day Goes to School hadir di SMKN 4 Pekanbaru, menghadirkan hiburan, kreativitas,…

15 jam ago

PKL Jualan Lewat Jam 01.00 WIB di Rohul Siap-siap Ditertibkan

Satpol PP Rohul mengingatkan PKL agar tidak berjualan melewati pukul 01.00 WIB. Pelanggar jam operasional…

15 jam ago

Pencurian Sawit dan Narkoba Dominasi Perkara di PN Bangkinang

Kasus pencurian sawit dan narkoba mendominasi perkara di PN Bangkinang. Dari 3.532 perkara masuk, sebagian…

16 jam ago

Jalan Langgam–Lubuk Ogung Rusak Parah, Truk Bertonase Berat Disorot

Jalan Langgam–Lubuk Ogung rusak parah akibat truk bertonase berat. Warga desak perbaikan dan penindakan tegas…

16 jam ago

Efisiensi Anggaran, Ratusan Mahasiswa PKH Siak Alami Tunda Bayar

Sebanyak 667 mahasiswa PKH di Siak terdampak tunda bayar UKT dan biaya hidup akibat efisiensi…

16 jam ago

Investasi Meranti Melonjak, Pemprov Riau Pasang Target Rp1,5 Triliun

Realisasi investasi Meranti 2025 mencatat rekor tertinggi dalam 10 tahun. Atas capaian itu, Pemprov Riau…

17 jam ago