EKSEKUSI: Terpidana kasus Pemilu 2019 atas politik uang, Tabroni (tengah) dieksekusi JPU ke Rutan kelas II Rengat untuk menjalani hukuman, Senin (15/7/2019). (KASMEDI/RIAU POS)
RENGAT (RIAUPOS.CO) — Pekan lalu Jaksa Penuntut Umum (JPU) Kejaksaan Negeri (Kejari) Indragiri Hulu (Inhu) mengeksekusi empat terpidana kasus Pemilu 2019. Selanjutnya, JPU Kejari Inhu kembali mengeksekusi satu terpidana kasus pemilu lainnya yakni Tabroni ke Rutan kelas IIB Rengat.
Tabroni sebelumnya mangkir dari panggilan JPU, hingga gagal dieksekusi bersama empat terpidana lainnya. Eksekusi terhadap Tabroni baru dapat dilakukan JPU pada Senin (15/7). “Alasan terpidana akibat sakit yang dialaminya sehingga eksekusi sempat tertunda,†ujar Kajari Inhu Hayin Suhikto SH melalui Kasi Intelijen Bambang Dwi Saputra SH, Selasa (16/7).
Terpidana Tabroni akan menjalani hukuman atas putusan majelis hakim selama satu bulan atas politik uang untuk caleg Partai Gerindra di Dapil IV Inhu. Majelis hakim juga menjatuhkan denda sebesar Rp5 juta subsider satu bulan terhadap Tabroni.
Dengan eksekusi yang dilakukan JPU terhadap terpidana Tabroni, maka tuntas untuk semua kasus yang berkaitan dengan Pemilu 2019. Karena sepanjang Pemilu 2019, ada enam terdakwa yang harus menjalani persidangan hingga divonis bersalah oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Rengat.(kas)
Editor: Eko Faizin
Sapi kurban bantuan Presiden Prabowo berbobot 830 kilogram akan disembelih di Masjid Al-Jami’ Desa Babussalam,…
Bupati Kuansing Suhardiman Amby resmi terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PPM Provinsi Riau dalam…
Koperasi Desa Merah Putih di Siak diresmikan sebagai upaya memperkuat ekonomi desa dan menjaga stabilitas…
SMKN Pertanian Terpadu Pekanbaru bersama DUDI menggelar penyelarasan kurikulum guna meningkatkan kompetensi lulusan sesuai kebutuhan…
KBI Riau membagikan 40 paket sembako kepada warga sekitar Candi Muara Takus dalam rangka menyambut…
Menjelang Iduladha 1447 Hijriah, peternakan hewan kurban di Pekanbaru mulai ramai pembeli meski tantangan usaha…