Polisi sedang berjaga di Gedung Mahkamah Konstitusi.(jpnn.com)
JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Tim kuasa hukum paslon 02 akan mendatangkan empat truk berisi alat bukti ke gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Senin (17/6). Bukti itu berkaitan dengan sidang Perselisihan Hasil Pemilihan Umum (PHPU) Pilpres 2019 yang diajukan pasangan capres dan cawapres nomor urut 02 Prabowo Subianto – Sandiaga Uno.
“Hari ini kemungkinan empat truk. Untuk hari ini,” ucap anggota tim kuasa hukum paslon 02, Dorel Almir di gedung MK, Jakarta, Senin (17/6).
Dia mengatakan, mayoritas bukti yang dibawa dengan truk yakni formulir C1 dari daerah pemilihan di Kalimantan, Bali dan Jogjakarta.
Dorel tidak menutup kemungkinan bakal ada bukti lain yang diserahkan ke MK untuk sidang PHPU Pilpres 2019. Menurut dia, penyerahan bukti lain masih bisa diserahkan sebelum sidang berakhir pada 28 Juni 2019.
“Jadi, nanti alat bukti itu sesuai hukum acara, bisa diserahkan sampai persidangan terakhir,” ucap dia.
Dorel menjelaskan, penyerahan alat bukti ini untuk melengkapi dalil yang disampaikan dalam sidang perdana PHPU Pilpres 2019. Sebab, dalam sidang perdana itu, majelis hakim menyebut tim kuasa hukum paslon 02 belum menyerahkan beberapa bukti fisik yang sudah didaftarkan.
“Itu memenuhi alat bukti yang sebagian sudah ada di daftar alat bukti kami, sebagian lagi merupakan alat bukti susulan, tambahan,” ungkap dia. (mg10)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.