Categories: Politik

Tito Karnavian Jadi Kuda Hitam Pilpres 2024

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Menteri Pertahanan yang juga Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto diprediksi akan berat melangkah pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Bahkan, Prabowo berpotensi akan kalah pada pesta demokrasi lima tahunan itu. Sedangkan Mendagri Tito Karnavian diperkirakan akan menjadi kuda hitam.

Pernyataan itu disampaikan Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO) Dedi Kurnia Syah Putra dalam diskusi dengan tema Political Outlook 2024: Regenarasi Elit Politik Indonesia Masa Depan di D’Consulate Resto Jalan Wahid Hasyim. Dedi mengatakan, menurut hasil survei yang dilakukan lembaganya, 16,4 persen responden menyebutkan Prabowo akan menang jika maju menjadi capres, 9,9 tergantung pasangan, 9,2 ragu-ragu, dan 64,5 persen respon menyatakan Prabowo akan kalah pada pilpres mendatang.

"Jikapun mendapat pasangan politik dari parpol terkuat sekalipun, Prabowo tetap lebih berpeluang kalah dibanding menang," tutur dia.

Terkait dengen elektabilitas tokoh yang potensial pada pilpres mendatang, nama Tito Karnavian berada di paling atas dengan angka elektabilitas 9,7 persen dan popularitas 89 persen. Kemudian Sandiaga Uno menyusul dengan 8,1 persen elektabilitas dan 67 persen popularitas, AHY 6,7 persen elektabilitas dan 63 persen popularitas, Airlangga Hartarto 5,2 persen elektabilitas dan 61 persen populraitas, serta Puan Maharani elektabilitas 2,8 persen dan popularitas 57 persen.

Dedi mengatakan, Tito Karnavian merupakan tokoh yang menarik perhatian dan berpotensi menjadi kuda hitam. Menurutnya, saat pertama kali dianggat menjadi menteri, Tito termasuk yang tidak cukup dipercaya publik. Tapi, setelah 100 hari kerja, posisinya melejit ke empat besar, bahkan melampaui Prabowo yang berada di posisi kelima.

"Dalam 100 hari evaluasi kinerja, Tito mengejutkan dengan angka kepercayaan meningkat drastis," ucap Dedi

Wakil Ketua Umum DPP Partai Gerindra Arief Poyuono mengatakan, dirinya masih yakin Prabowo mempunyai kans untuk menang pada pilpres mendatang.

"Kalau melawan tokoh-tokoh yang ada sekarang," terang dia yang juga menjadi pembicara pada diskusi tersebut.

Kecuali, lanjut Arief, muncul tokoh yang merupakan satrio piningit. Tokoh yang muncul dari bawah, dan dekat dengan rakyat. Memang sudah lama berbaur dengan masyarakat bawah. Namun, dia tidak tahu siapa yang nanti muncul menjadi satrio piningit.

Sementara itu, Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera mengatakan, Pilpres 2024 merupakan eranya anak muda. Sebab, diperkirakan ada 40 persen pemilih muda yang berusia mulai 17–40 tahun. "Jadi, kesimpulan saya, tetap dari anak muda," tuturnya.

Sumber: Jawapos.com
Editor: Rinaldi

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

ASN Pekanbaru Mulai WFH, Skema Kerja Diserahkan ke Masing-masing OPD

Pemko Pekanbaru mulai terapkan WFH bagi ASN. Skema kerja diatur masing-masing OPD, namun pelayanan publik…

2 hari ago

Driver Ojol di Siak Dirampok dan Disabet Sajam, Dua Pelaku Ditangkap

Driver ojol di Siak dirampok dan diserang dengan senjata tajam. Dua pelaku ditangkap, dua lainnya…

2 hari ago

Tinjau Lokasi Kebakaran, Bupati Rohul Beri Bantuan dan Harapan Baru

Bupati Rohul serahkan bantuan korban kebakaran di Lenggopan dan janji bangun kembali rumah. Korban diharapkan…

2 hari ago

Server Gangguan, Layanan KTP-el di Pekanbaru Lumpuh Sementara

Gangguan server pusat membuat layanan KTP-el di Pekanbaru terhenti sementara. Disdukcapil minta warga bersabar hingga…

3 hari ago

Mobil Dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis Kecelakaan, Korban Luka Serius

Mobil dinas Wakil Ketua DPRD Bengkalis mengalami kecelakaan. Korban luka serius dan dirawat intensif di…

3 hari ago

PT BSP Buka Lowongan Direktur, Kesempatan Emas untuk Putra Putri Terbaik

Pemkab Siak membuka seleksi direksi PT BSP. Kesempatan terbuka bagi putra putri terbaik dengan kualifikasi…

4 hari ago