Menko Polhukam Mahfud MD membantah pemerintah Indonesia mencekal Habib Rizieq. Foto: Aristo/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pengakuan Habib Rizieq Shihab tentang alasan dirinya tidak bisa pulang ke Indonesia cukup menyita perhatian pemerintah. Pasalnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu menunjukkan surat cekal yang diklaimnya dikeluarkan pemerintah Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mahfud MD pun harus berkali-kali menjelaskan soal klaim Habib Rizieq tersebut. Termasuk saat ditemui jurnalis di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/11).
"Jadi begini, kalau dia punya bukti surat dicekal oleh pemerintah Indonesia, antarkan ke saya, entah aslinya, entah kopinya. Yang saya lihat, yang beredar dokumen di medsos itu, karena tidak pernah ada aslinya," ucap Mahfud.
Menurutnya, Habib Rizieq mengaku tidak boleh keluar dari Arab Saudi atas alasan keamanan. Nah, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan alasan keamanannya tidak disebutkan apakah atas permintaan pemerintah Indonesia atau tidak.
"Tidak disebut dalam surat itu. Tetapi bagi Indonesia, sudah saya cek semua, imigrasi, kepolisian, tidak ada yang mencekal dia," tegas tokoh asal Madura ini. (fat/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
DPRD Kota Pekanbaru mendukung penuh langkah Pemko mematangkan pembangunan Jalan Lingkar 70 guna mengurai kemacetan…
Warga Lorong Karya Bersama Parit 16 Tembilahan, Inhil, terpaksa bergotong-royong mengecor jalan rusak secara swadaya…
Anggaran perjalanan dinas (SPPD) anggota DPRD Kuansing pada APBD Murni 2026 menyentuh Rp10,4 miliar dan…
Wali Kota Pekanbaru Agung Nugroho menegaskan bahwa Rumah Dinas Wali Kota terbuka bagi warga yang…
The Zuri Hotel Pekanbaru menggelar paket makan malam "Flames and Flavours – All You Can…
Kantor Imigrasi Kelas I TPI Pekanbaru menindak tegas WN Malaysia berinisial MMM dengan sanksi deportasi…