Menko Polhukam Mahfud MD membantah pemerintah Indonesia mencekal Habib Rizieq. Foto: Aristo/JPNN.com
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Pengakuan Habib Rizieq Shihab tentang alasan dirinya tidak bisa pulang ke Indonesia cukup menyita perhatian pemerintah. Pasalnya, Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) itu menunjukkan surat cekal yang diklaimnya dikeluarkan  pemerintah Arab Saudi atas permintaan pemerintah Indonesia.
Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Prof Mahfud MD pun harus berkali-kali menjelaskan soal klaim Habib Rizieq tersebut. Termasuk saat ditemui jurnalis di Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (12/11).
"Jadi begini, kalau dia punya bukti surat dicekal oleh pemerintah Indonesia, antarkan ke saya, entah aslinya, entah kopinya. Yang saya lihat, yang beredar dokumen di medsos itu, karena tidak pernah ada aslinya," ucap Mahfud.
Menurutnya, Habib Rizieq mengaku tidak boleh keluar dari Arab Saudi atas alasan keamanan. Nah, mantan ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini mengatakan alasan keamanannya tidak disebutkan apakah atas permintaan pemerintah Indonesia atau tidak.
"Tidak disebut dalam surat itu. Tetapi bagi Indonesia, sudah saya cek semua, imigrasi, kepolisian, tidak ada yang mencekal dia," tegas tokoh asal Madura ini. (fat/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Kecelakaan maut di Tol Pekanbaru-Dumai KM 46 Siak menewaskan lima orang. Polisi menduga pengemudi minibus…
432 jemaah haji Kampar Kloter 05 BTH tiba di Tanah Air dan disambut langsung Bupati…
Wako Pekanbaru Agung Nugroho meluncurkan logo HUT ke-242 Kota Pekanbaru dan melepas uji coba bus…
Bupati Siak Afni Z mengukuhkan 368 petugas Sensus Ekonomi 2026 dan menegaskan pentingnya integritas serta…
Karhutla kembali terjadi di Pulau Rupat, Bengkalis. Petugas gabungan dan dua helikopter water bombing terus…
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…