Categories: Politik

Tak Sejalan dengan Partai, Ferdinand Hutahaean Keluar dari Demokrat

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Partai Demokrat menghormati sikap Ferdinand Hutahaean yang memutuskan hengkang dari partai. Ferdinand didoakan agar sukses di ladang pengabdiannya yang baru.

"Semoga Ferdinand sukses di pengabdiannya yang baru, dimana pun itu. Kita sangat menghargai keputusan FH keluar dari Demokrat," ucap Wasekjen Demokrat, Renanda Bachtar, Ahad (11/10/2020).

Ferdinand beralasan dirinya keluar dari Demokrat, salah satunya, karena berbeda pandangan soal pengesahan Omnibus Law Undang-undang Cipta Kerja.

Terkait hal itu, Renanda memastikan seluruh kader Demokrat satu suara terkait UU Cipta Kerja, kecuali Ferdinand itu sendiri.

"Hanya Ferdinand sendiri yang bisa menjelaskan. Kami semua di Partai Demokrat sepandangan. Kecuali Ferdinand," katanya.

Sebagaimana diketahui, Partai Demokrat menjadi salah satu partai yang menolak pengesahan Omnibus Law UU Cipta Kerja. Partai berlogo bintang Mercy itu bahkan walkout dalam pengesahan beleid tersebut di tingkat paripurna.

Ferdinand sendiri selama ini adalah kader Demokrat yang sangat kritis terhadap Pemerintah Presiden Joko Widodo. Saat Pilpres 2019, hampir di setiap kesempatan Ferdinand mengecam kebijakan Jokowi dalam lima tahun kepemimpinan di periode pertama yang dianggap tak prorakyat.

Setelah keluar dari Demokrat, belum tahu ke mana Ferdinand akan meneruskan karir politiknya.

"Saya sudah tak sreg dengan kepemimpinan Partai Demokrat sekarang. Daripada menjadi masalah di internal partai, lebih baik saya keluar," jelas Ferdinand.

Saat ini Demokrat memang dihantam rumor bahwa mereka adalah salah satu sponsor yang membiayai demo besar-besaran menolak Ombibus Law UU Cipta Kerja di hampir seluruh wilayah Indonesia. Pihak Demokrat sendiri sudah menolak tuduhan itu dan mengancam akan membawa ke ranah hukum pihak-pihak yang menuduh.

Sumber: Antara/JPNN/News/Berbagai Sumber
Editor: Hary B Koriun

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Sidak Bapanas di Pekanbaru Temukan Minyakita Dijual Jauh di Atas HET

Bapanas menemukan Minyakita dijual hingga Rp20 ribu per liter di Pekanbaru, jauh di atas HET…

12 jam ago

Atasi Banjir Pekanbaru, Dewan Minta Pemko Fokus ke Saluran Pembuangan

DPRD Pekanbaru menilai persoalan drainase menjadi penyebab utama banjir, sementara pemko mengklaim normalisasi terus berjalan.

13 jam ago

Didukung Tokoh Riau, Prof Firdaus Resmi Daftar Bakal Calon Rektor Unri

Prof Firdaus resmi mendaftar calon Rektor Unri 2026–2030 dengan dukungan tokoh adat, ulama dan masyarakat…

13 jam ago

TKA Susulan Digelar 11-14 Mei, Ratusan Siswa Rohil Belum Selesai Ujian

Sebanyak 882 siswa SD di Rohil mengikuti TKA susulan akibat gangguan internet, listrik padam, hingga…

13 jam ago

Sapi Kurban Presiden untuk Bengkalis Dibanderol Rp96 Juta

Sapi kurban bantuan Presiden RI untuk Bengkalis dibanderol Rp96 juta, sementara pengawasan hewan kurban di…

14 jam ago

Razia PETI di Kuansing, 10 Rakit Penambang Emas Ilegal Dibakar Polisi

Polres Kuansing kembali menertibkan aktivitas PETI dengan memusnahkan 10 rakit penambang emas ilegal di Kuantan…

14 jam ago