gerindra-beri-peluang-mursini-gusmir
TELUKKUANTAN (RIAUPOS.CO) — Teka-teki siapa kandidat yang akan diusung Partai Gerindra pada Pilkada Kuansing 2020 ini belum menemui titik terang. Namun Gerindra tengah berupaya mendorong kadernya untuk maju. Dan siap menakhodai negeri jalur untuk lima tahun ke depan.
Satu-satunya kader Gerindra yang telah direkomendasikan DPC Gerindra Kuansing adalah Ketua Fraksi Gerindra DPRD Kuansing, Gusmir Indra alias Indrako. Ia direkomendasikan ke DPP Gerindra untuk maju menjadi kandidat calon wakil Bupati Kuansing yang diusulkan mendampingi calon petahana, Drs H Mursini MSi.
Informasi beredar, bahwa Mursini-Indrako, yang dijagokan Gerindra di Pilkada Kuansing 2020. Lantas, apa memang ada rekomendasi pasangan tersebut ke DPP? Ketua DPC Gerindra Kuansing, Juprizal SE MSi angkat bicara.
Ia tak membantah informasi tersebut. Karena menurutnya, keduanya telah diusulkan untuk direkomendasikan Gerindra Kuansing ke DPP Gerindra sebagai pasangan calon di Pilkada Kuansing. "Masalah rekomendasi semua sama, karena berkas yang dikirim ke DPD Riau sesuai apa yang diinstruksikan oleh DPP. In sya Allah (DPP Gerindra Putuskan Dukung Mursini-Gusmir Indra, red)," jelas Juprizal seraya berharap saat dihubungi.
Karena Gerindra menurutnya bertekad mengusung kader pada Pilkada 2020 ini. "Itu harapan kita. Tapi tergantung situasi nantinya. Karena dalam menetapkan dukungan calon, Gerindra ada mekanisme. Ya, sama dengan partai lain," katanya.(jrr)
Laporan JUPRISON
Pemerintah perpanjang batas lapor SPT hingga 30 April 2026. Wajib pajak kini punya waktu tambahan…
Polisi musnahkan 9 rakit PETI di Inhu dan Kuansing. Pelaku diduga kabur sebelum petugas tiba…
Warga Bagansiapiapi antre BBM hingga 1 jam usai Lebaran. Lonjakan konsumsi picu antrean, pemerintah pastikan…
Pemko Pekanbaru perketat kriteria bantuan pangan, namun jumlah penerima naik jadi 63 ribu KK lewat…
Lubang besar di Jalan HR Soebrantas Pekanbaru membahayakan pengendara. Warga minta segera diperbaiki karena rawan…
Karhutla di Rupat Bengkalis meluas hingga 50 hektare. Kemarau, akses sulit, dan minim air jadi…