Categories: Politik

Giring Minta Jokowi Tak Perpanjang PPKM

JAKARTA (RIAUPOS.CO) – Banyak para pihak meminta pemerintah memaksimalkan waktu yang ada selama perpanjangan PPKM sampai 16 Agustus 2021 untuk mengendalikan dampak pandemi covid-19.

“Kami berharap dan meminta dengan sungguh-sungguh kepada pemerintah untuk memaksimalkan upaya pengendalian dampak pandemi Covid-19 sehingga per 16 Agustus nanti tidak diperpanjang lagi,” ujar Plt Ketua Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Giring Ganesha  kepada wartawan, Rabu (11/8/2021).

 

Menurut Giring, masa PPKM Level 4 di Jawa dan Bali harus dimaksimalkan, terutama untuk mempercepat vaksinasi. Jika program vaksinasi tidak dipercepat, akan ada kerugian ganda yaitu terlambatnya tercapai herd immunity dan ekonomi menengah bawah yang terimbas karena berkurangnya mobilitas akibat PPKM.

 

“PSI sadar perpanjangan PPKM ini adalah pil pahit yang harus kita telan menghambat kenaikan wabah. Namun, PSI mendesak pemerintah melakukan kerja lebih keras, koordinasi lebih ketat, dan upaya-upaya lain yang berorientasi hasil,” katanya.

 

Giring menambahkan perpanjangan terus menerus juga membuat kondisi dunia usaha tidak stabil. Perlu ada kejelasan kapan PPKM berakhir.

Pengusaha terutama UMKM dan masyarakat yang bergantung dengan pendapatan harian sangat berharap ada sinyal kuat kapan PPKM ini berakhir. Perlu upaya penjelasan prasyarat PPKM diakhiri sehingga pelaku usaha UMKM dan pekerja berpendapatan harian punya gambaran,” ungkapnya.

Di samping meminta agar pemerintah memaksimalkan kerjanya terkait percepatan vaksinasi, PSI juga mendorong agar program bansos dan pencairan tunjangan nakes di daerah segera terlaksana dengan rapi dan taat administrasi serta protokol kesehatan.

 

“Bansos harus segera didistribusikan ke masyarakat. Yang berupa barang atau uang agar masyarakat mendapat bahan makan dan uang untuk dipergunakan selama masa PPKM. Harus tetap taat administrasi dan saat pembagian jangan menimbulkan kerumunan yang mengakibatkan cluster baru,” tuturnya.

 

Giring menjelaskan dirinnya sudah meminta seluruh kader, struktur dan anggota legislatif PSI di seluruh Indonesia untuk untuk banyak turun ke lapangan dan fokus pada tiga hal, percepatan vaksinasi, mengawal bansos, dan mendesak pencairan insentif nakes di daerah masing-masing.

 

“Masa pandemi ini, saya sudah arahkan supaya seluruh kader hadir dan kerja untuk rakyat, bahwa PSI ada bersama masyarakat di saat kondisi negara penuh tantangan karena pandemi,” pungkasnya.

 

Sumber: Jawapos.com

 

Editor: Erwan Sani

Arif Oktafian

Share
Published by
Arif Oktafian

Recent Posts

Lewati Pembahasan Panjang, APBD Inhil Tahun 2026 Disepakati Rp2,05 Triliun

Setelah pembahasan panjang, DPRD Inhil resmi mengesahkan APBD Tahun Anggaran 2026 senilai Rp2,05 triliun dalam…

6 jam ago

Anthracite Bicycle Community Sawahlunto Kirim Lima Goweser ke Riau Pos Fun Bike 2026

Komunitas Anthracite Bicycle Community Sawahlunto memastikan keikutsertaan lima goweser dalam ajang Riau Pos Fun Bike…

7 jam ago

Harga Bahan Pokok di Pasar Selasa Tuah Karya Terpantau Menurun

Harga cabai dan bawang di Pasar Selasa Tuah Karya Panam terpantau menurun. Pedagang menyebut fluktuasi…

1 hari ago

Dari Koto Gasib ke Pekanbaru, SeSuKa Bike Siap Gowes di Fun Bike Riau Pos 2026

Komunitas SeSuKa Bike Koto Gasib-Siak memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 sebagai ajang silaturahmi…

2 hari ago

DPRD Minta Satpol PP Pekanbaru Lebih Tegas Tertibkan Usaha dan Bangunan Liar

Komisi I DPRD Pekanbaru menyoroti lemahnya pengawasan Satpol PP dan mendesak penegakan perda terhadap usaha…

3 hari ago

Vandalisme, Geng Motor, hingga Curanmor Lintas Provinsi Diungkap Polresta Pekanbaru

Polresta Pekanbaru mengungkap berbagai kasus viral, mulai vandalisme TMP, geng motor, curanmor lintas provinsi hingga…

3 hari ago