Categories: Politik

AHY-Ibas Saling Sodor Bursa Calon Sekjen Partai Demokrat

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) hampir pasti menduduki kursi ketua umum Partai Demokrat di kongres 2020 nanti. Persaingan sengit justru terjadi dalam perebutan posisi sekretaris jenderal (Sekjen). Sejumlah nama bermunculan. Ada yang disiapkan AHY, ada pula yang diusulkan Edhie Baskoro Yudhoyono alias Ibas.

Anggota Majelis Tinggi Partai Demokrat Max Sopacua tak menampik realitas tersebut. Jabatan Sekjen dinilai penting karena berperan vital dalam mengatur organisasi partai. ”Sekjen harus orang yang tepat. Sebab, dia adalah otak pengatur organisasi,” katanya kemarin (10/1).

Dia juga membenarkan kabar soal elite partai yang mulai memperlihatkan gelagat berebut kursi. Masing-masing juga berupaya mendapat sokongan dari AHY maupun Ibas. Persaingan pengaruh dua putra mahkota itu terjadi dalam mendudukkan kader sebagai Sekjen. ’’Saya kira itu fenomena biasa. Terjadi di semua partai, apalagi pada momen kongres,” jelas Max.

Sumber Jawa Pos di lingkungan DPP Demokrat menyebutkan, perebutan kursi Sekjen mulai terjadi. Beberapa nama kandidat yang disebut adalah Herman Khairon, Dede Yusuf, Andi Arief, dan Rachland Nashidik. Mereka punya basis sokongan dari AHY maupun Ibas.

Pengamat politik UIN Syarif Hidayatullah Adi Prayitno memprediksi perebutan posisi Sekjen Partai Demokrat akan sangat dinamis. Namun, dalam tradisi Demokrat, jabatan itu selalu ditunjuk oleh ketua umum terpilih. ’’Jika muncul usulan dari AHY maupun Ibas, saya kira itu bukan rivalitas, tetapi sebatas opsi,’’ terangnya.

Menurut Adi, kriteria Sekjen Demokrat mesti terukur. Harus mampu mengimbangi AHY sebagai figur politikus muda. Misalnya, karena AHY masih muda, Sekjen harus lebih senior untuk menjembatani keseimbangan antargenerasi. Contoh lainnya, background militer AHY mesti diimbangi Sekjen yang berlatar belakang aktivis tulen. ”Kombinasi itu harus ada. Saya kira sosoknya banyak di Demokrat,” tuturnya.

Dia menambahkan, sosok pemimpin Partai Demokrat ke depan belum bisa terlepas dari campur tangan SBY. Termasuk dalam pemilihan Sekjen. ”Sekalipun AHY terpilih aklamasi dalam kongres nanti, sosok Sekjen tetap harus mendapat restu SBY,” ujarnya.

Editor : Deslina
Sumber: jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

19 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

19 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

19 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

19 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

20 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

20 jam ago