Categories: Politik

Gerindra Incar Kursi Kabinet,PPP: Hak Preogatif Presiden

JAKARTA(RIAUPOS.CO) – Partai Gerindra disebut-sebut tertarik ada dalam kabinet
Jokowi-Ma’ruf Amin. Bahkan ‎Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto ingin
menjabat sabagai Menteri Pertahanan.

Menanggapi isu ini, Wakil
Sekretaris Jenderal Parti Persatuan Pembangunan (PPP), Achmad Baidowi
mengatakan soal jatah menteri adalah hak prerogatif Presiden Jokowi.
Sebab mantan Gubernur DKI Jakarta itu paling mengetahui orang-orang yang
bisa mengemban jabatan sebagai menteri atau tid‎ak.

“Semuanya
merupakan hak prerogatif presiden. PPP menghormati hak prerogatif
tersebut yang engga bisa dipaksa-paksa oleh siapapun,” ujar Baidowi saat
dihubungi, Kamis (10/10).

Baidowi menyakini Presiden Jokowi akan
memperhatikan partai-partai koalisinya untuk bisa ada di dalam kabinet.
Sehingga Presiden tidak salah langkah dalam memutuskan. “Berdasarkan
pengalaman lima tahun, Pak Jokowi selalu memerhatikan pihak yang
berkeringat,” katanya.

Baidowi berujar sampai saat ini belum ada
pembahasan mengenai kursi menteri di kabinet. Semua pembagian jatah
menteri, sudah pasti para ketua umum partai koalisi akan dikonfirmasi.
“Kami yang di koalisi saja belum bicara apapun terkait pos di kabinet.
Kami pun tidak tahu bakal dapat pos apa,” ungkapnya.

‎Sebelumnya,
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra, Sufmi Dasco Ahmad mengklarifikasi
terkait adanya pemberitaan yang menyebutkan ‎bahwa ketua umumnya Prabowo
Subianto meminta kursi Menteri Pertahanan (Menhan) kepada Presiden
Jokowi.

Dasco mempertanyakan adanya isu tersebut. Menurutnya tidak
benar Prabowo Subianto ingin menjabat sebagai Menhan di pemerintahan
Jokowi-Ma’ruf Amin.

“Kemudian ada berita katanya kok Presiden
menawarkan Menteri Pertahanan. Saya agak heran aja bahwa kemudian ya
berita itu kemudian beredar, sumbernya dari mana saya nggak tahu,” ujar
Dasco di Gedung DPR, Jakarta, Selasa (8/10).

Oleh sebab itu, Wakil
Ketua DPR ini menegaskan Prabowo Subianto tidak pernah meminta jatah
Menhan kepada Presiden Jokowi. Bahkan Presiden Jokowi juga tidak
menawarkan jabatan menteri ke Prabowo Subianto.

‎”Justru saya
belum dengar sama sekali kalau kemudian ada soal kementerian ketahanan
dan lain-lain, karena pembahasan konsep-konsep itu sedang berjalan lalu.

Dasco
menjelaskan, dirinya sudah bertemu dengan Prabowo Subianto untuk
menanyakan perihal isu tersebut. Dalam pertemuan tersebut, Prabowo
secara tegas mengatakan tidak pernah ditawari atau meminta kursi
Menhan.‎

Editor : Deslina
Sumber : Jawapos.com

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

Libur Nyepi dan Lebaran, Layanan Imigrasi Bengkalis Disesuaikan

Imigrasi Bengkalis menutup layanan administrasi 18–24 April 2026. Masyarakat diminta mengurus paspor sebelum 17 Maret

16 jam ago

Pos Mudik Simpang Pokok Jengkol Ramai Dikunjungi Warga

Pos Pelayanan Mudik Polres Bengkalis di Simpang Pokok Jengkol, Duri, ramai dikunjungi warga dan menjadi…

18 jam ago

Disnakertrans Riau Terima 20 Aduan THR

Disnakertrans Riau menerima 20 pengaduan THR dari pekerja. Sebanyak 17 laporan masih dalam proses penanganan.

20 jam ago

Tekanan Fiskal, Pemkab Siak Tetap Prioritaskan Kebutuhan Masyarakat

Bupati Siak Afni Zulkifli menegaskan pemerintah daerah tetap hadir di tengah masyarakat meski menghadapi tekanan…

21 jam ago

Plh Bupati Rohul Ajak Warga Segera Bayar Zakat

Plh Bupati Rohul Syafaruddin Poti mengimbau masyarakat segera menunaikan zakat melalui Baznas Rohul agar dapat…

22 jam ago

Disdik Pekanbaru Tetapkan Jadwal Libur Sekolah hingga 30 Maret

Sekolah tingkat SD dan SMP di Pekanbaru libur mulai 16 Maret dan kembali masuk pada…

22 jam ago