Hasto Kritiyanto sedang memeluk Ahmad Basarah (foto/JPNN.com)
BALI(RIAUPOS.CO) – Mantan Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Tjahjo Kumolo menilai Hasto Kristiyanto layak untuk menduduki jabatan orang nomor dua di struktur partai berlambang banteng moncong putih itu.
Menurut Tjahjo, prestasi yang diukir Hasto mampu membawa kemenangan terhadap Joko Widodo dan PDIP di Pemilu 2019.
“Saya kira dia mampu membawa partai ini gotong royong bersama-sama dengan pengurus DPP,†kata Tjahjo setelah Kongres Kelima PDI Perjuangan ditutup di Grand Inna Hotel, Sabtu (10/8).
Selain itu, kata menteri dalam negeri ini, Hasto dinilai cukup dipercaya Megawati Soekarnoputri untuk membuat sejumlah keputusan politik sampai 2024 mendatang. Megawati, menurut dia, membutuhkan orang kepercayaan untuk mengelola partai pemenang pemilu 2019 itu.
“Ibu sudah tahu orangnya, track record-nya, tahu yang akan membawa garis politik, kebijakan politik PDI Perjuangan untuk jangka pendek 2024, sampai jangka panjang seterusnya,†ujar dia.
Tjahjo juga mengatakan, struktur kepengurusan DPP baru ini tidak hanya sekadar regenerasi. Ini adalah kombinasi antarkader yang semangat memajukan PDIP.
Mengenai anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART), menurut Tjahjo, Hasto tidak melanggar aturan untuk terpilih dua periode. “Saya kira enggak ada masalah, dalam AD/ART tidak disebutkan,†kata Tjahjo. (tan)
Sumber: JPNN.com
Editor: Deslina
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.