jokowi-harus-tegas-kepada-moeldoko
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Umum DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi menilai Presiden Jokowi perlu bersikap tegas menyikapi konflik di tubuh Partai Demokrat.
Bursah mengatakan, Jokowi perlu mengingatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, bahwa menjadi Ketua Umum Demokrat melalui kongres luar biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara bisa mengundang pandangan negatif ke Istana.
"Saya kira kalau Presiden Jokowi membiarkan Moeldoko membajak partai yang legal, seperti PD ini, sama saja Jokowi mewarisi pembangunan demokrasi yang buruk," ujar Bursah dalam keterangannya, Sabtu (6/3).
Bursah juga menyebut, sikap diam presiden tidak baik bagi opini yang kemungkinan terbentuk di tengah masyarakat. Apalagi kemungkinan opini tersebut berkembang menjadi catatan sejarah nantinya.
"Bisa jadi nantinya sejarah akan mencatat, Presiden Jokowi yang terpilih secara demokrasi, justru menghancurkan demokrasi itu sendiri. Apakah Jokowi mau dicatat sejarah seperti itu," katanya.
Bursah pun menyarankan presiden mempertimbangkan secara matang sikap terbaik yang perlu diambil. Tentunya dalam menyikapi permasalah di internal PD, yang kini terbukti melibatkan orang dari lingkaran Istana. "Sangat perlu dipertimbangkan baik-baik, bahwa sejarah itu kehidupan yang akan dibaca dari generasi ke generasi, apalagi Jokowi presiden dua periode," tegas Bursah.
Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi
31 Tahun Kopkar RAPP, Bertumbuh dengan Memperkuat Manfaat bagi Anggota. Koperasi karyawan rapp berusia 31…
Sejumlah perusahaan HTI di Riau membantu pemadaman karhutla di luar konsesi. Kades mengapresiasi aksi gotong…
Sebanyak 764 KPM PKH di Meranti terdeteksi terkait aktivitas judol. Dinsos kini memverifikasi data sebelum…
Dua kakak beradik di Inhu tewas tenggelam saat mandi di Sungai Kuantan. Keduanya ditemukan terpisah…
Siswa Pekanbaru kembali belajar tatap muka setelah kabut asap mereda. Wako Agung Nugroho memantau langsung…
Polsek Kuantan Mudik menertibkan dua warung remang-remang di Bukit Betabuh setelah menerima keluhan warga. Lima…