Categories: Politik

Jokowi Harus Tegas Kepada Moeldoko

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Ketua Umum DPP Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK) Bursah Zarnubi menilai Presiden Jokowi perlu bersikap tegas menyikapi konflik di tubuh Partai Demokrat.

Bursah mengatakan, Jokowi perlu mengingatkan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko, bahwa menjadi Ketua Umum Demokrat melalui kongres luar biasa (KLB) di Sibolangit, Deli Serdang, Sumatera Utara bisa mengundang pandangan negatif ke Istana.

"Saya kira kalau Presiden Jokowi membiarkan Moeldoko membajak partai yang legal, seperti PD ini, sama saja Jokowi mewarisi pembangunan demokrasi yang buruk," ujar Bursah dalam keterangannya, Sabtu (6/3).

Bursah juga menyebut, sikap diam presiden tidak baik bagi opini yang kemungkinan terbentuk di tengah masyarakat. Apalagi kemungkinan opini tersebut berkembang menjadi catatan sejarah nantinya.

"Bisa jadi nantinya sejarah akan mencatat, Presiden Jokowi yang terpilih secara demokrasi, justru menghancurkan demokrasi itu sendiri. Apakah Jokowi mau dicatat sejarah seperti itu," katanya.

Bursah pun menyarankan presiden mempertimbangkan secara matang sikap terbaik yang perlu diambil. Tentunya dalam menyikapi permasalah di internal PD, yang kini terbukti melibatkan orang dari lingkaran Istana. "Sangat perlu dipertimbangkan baik-baik, bahwa sejarah itu kehidupan yang akan dibaca dari generasi ke generasi, apalagi Jokowi presiden dua periode," tegas Bursah.

Sumber: Jpnn.com
Editor: Rinaldi

 

 

Edwar Yaman

Share
Published by
Edwar Yaman

Recent Posts

56 ASN Rohul Berangkat Haji, Bupati Ingatkan Fisik dan Etika

Bupati Rohul melepas 56 JCH Korpri menuju Tanah Suci. Jemaah diingatkan menjaga kesehatan, sikap, dan…

1 hari ago

Pickup Bertanki Modifikasi Dipakai Timbun Solar, Dua Pelaku Dibekuk

Polres Siak menangkap dua pelaku penyalahgunaan biosolar subsidi dengan modus mobil tangki modifikasi dan barcode…

2 hari ago

252 Kuota Diperebutkan, SKO Riau Saring Atlet Muda Lewat Tes Ketat

Sebanyak 422 calon siswa berebut 252 kursi di SKO Riau. Seleksi ketat digelar untuk menjaring…

2 hari ago

Tanpa Dokumen Resmi, Puluhan Ton Bawang dan Cabai Dimusnahkan di Tembilahan

Sebanyak 48,39 ton komoditas pangan ilegal dimusnahkan di Inhil. Barang tanpa dokumen ini dinilai berbahaya…

2 hari ago

Bandel Jualan di Trotoar, PKL HR Soebrantas Jadi Target Utama Penertiban

Pemko Pekanbaru prioritaskan penertiban PKL di Jalan HR Soebrantas dengan pendekatan humanis demi menjaga ketertiban…

2 hari ago

PCX Ngasab Seru di Pekanbaru, Bikers Diajak Jajal Fitur Canggih Honda PCX 160 Roadsync

Honda PCX Ngasab di Pekanbaru hadirkan pengalaman touring seru sambil memperkenalkan fitur canggih Roadsync kepada…

2 hari ago