anak-buah-sby-interupsi-di-sidang-paripurna-tagih-kejelasan-pansus-jiwasraya
JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Anggota Fraksi Partai Demokrat Irwan Fecho menagih kejelasan usulan Panitia Khusus (Pansus) Hak Angket PT Jiwasraya (Persero) yang telah diserahkan ke pimpinan DPR.
Menurut anak buah Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) di partai berlambang bintang mercy itu, usulan pansus tersebut telah diterima oleh Wakil Ketua DPR Azis Syamsudin pada Selasa, 4 Februari lalu.
"Tolong dijelaskan bagaimana tahapan selanjutnya, pimpinan. Kapan akan disampaikan dalam sidang paripurna terhormat ini," kata Irwan yang juga Ketua DPP Partai Demokrat, saat interupsi di sidang paripurna DPR, Kamis (6/2).
Pertanyaan serupa juga disampaikan anggota Fraksi PKS Ahmad Junaidi. Dia menegaskan skandal Jiwasraya melibatkan banyak sektor dan linytas komisi, sehingga penting segera dibentuk pansus.
"Kami menekankan bahwa usulan pansus hak angket ini segera ditindaklanjiuti," ujar Ahmad.
Cak Imin -sapaan Muhaimin Iskandar yang duduk di meja pimpinan pun merespons interupsi soal pansus Jiwasraya tersebut.
"Kami akan agendakan rapat badan musyawarah untuk disampaikan di paripurna," jawab Cak Imin.
Fraksi Demokrat dan PKS DPR Selasa lalu telah mengusulkan Pansus Hak Angket Jiwasraya ke pimpinan DPR. Hak angket yang diusulkan dua fraksi di luar koalisi pemerintah itu diteken 104 anggota.(fat/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
IPC Terminal Petikemas mempercepat digitalisasi layanan pelabuhan untuk meningkatkan efisiensi bongkar muat dan mendukung arus…
Sebanyak 304.717 warga kurang mampu di Pekanbaru menikmati layanan kesehatan gratis melalui program UHC hanya…
Universitas Riau mengukuhkan delapan profesor baru sebagai penguatan riset dan kontribusi intelektual dalam mendukung pembangunan…
Pemko Pekanbaru melarang penebangan pohon besar tanpa izin. Kebijakan ini mendukung program Green City dan…
Satlantas Polresta Pekanbaru menggelar patroli Blue Light dini hari dan mengamankan 12 sepeda motor pelanggar…
PT Butala Menang Abadi meluncurkan Menang Member Card di awal 2026 untuk mempermudah jemaah umrah…