hati-hati-terjebak-kosmetik-ilegal-di-media-sosial
MADIUN (RIAUPOS.CO) — Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia menggelar sosialisasi mewaspadai maraknya bahaya penggunaan kosmetik ilegal di kalangan perempuan Madiun, Jatim.
Tak hanya luar negeri saja, dari dalam negeri kosmetik dengan bahan-bahan kimia berbahaya sulit terdeteksi.
Daftar bahan berbahaya yang paling banyak ditemukan di antaranya merkuri, hidroquinon, asam retinoat, resorsinol , dan timbal yang bisa merusak kulit.
"Bahan-bahan tersebut sangat sering ditemukan dalam beberapa produk kosmetik ilegal yang berada di pasaran, termasuk di media sosial," ujar Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Cabang Surabaya Ary Widhyasti.
Dokter Ary mengatakan, salah satu contoh kosmetik yang berbahaya adalah yang menjanjikan dalam waktu dekat bisa memutihkan kulit pemakainya.
"Namun, dalam jangka panjang, bisa menimbulkan flek hitam dan kulit menjadi lebih gelap," kata Ary.
Banyak penjual kosmetik ilegal dan berbahaya yang memanfaatkan medsos. Karena itu, dia meminta masyarakat berhati-hati dalam penggunaan kosmetik.
"Bahan berbahaya tentunya juga memiliki efek samping, dalam jangka pendek kulit bisa iritasi, sedangkan jangka panjangnya bisa menimbulkan kanker kulit," pungkas Dokter Ary. (pul/pojokpitu/jpnn)
Sumber: Jpnn.com
Editor: Erizal
Pendaftaran calon pimpinan Baznas Riau periode 2026–2031 ditutup dengan 51 peserta. Seleksi administrasi dimulai sebelum…
Sidang perkara penggelapan Riau Pos mengungkap gaji Rida K Liamsi Rp200 juta per bulan dan…
BMKG Pekanbaru mendeteksi 115 titik panas di Riau pada Rabu (16/9/2026). Indragiri Hulu menjadi wilayah…
Houthi melancarkan serangan rudal dan drone ke tiga kota Arab Saudi. Sebanyak 13 warga terluka…
Disdukcapil Pekanbaru mengingatkan warga waspada penipuan online yang mencatut nama petugas dan meminta data pribadi…
Polres Siak membongkar sindikat SIM palsu lintas wilayah. Delapan tersangka diamankan, 48 blangko SIM bekas…