Categories: Politik

Achmad Sebut Pilkada Langsung Sudah Bagus, Meski Banyak yang Harus Dibenahi

JAKARTA (RIAUPOS.CO) — Anggota Majelis Permusyawaratan Rakyat dan Dewan Perwakilan Rakyat (MPR/DPR RI) Fraksi Partai Demokrat Achmad mengatakan sistem pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung ada plus minusnya. Karena menurutnya, dengan sistem pilkada langsung masyarakat bisa menetukan pilihan sesuai keinginnanya dan sejalan dengan demokrasi.

"Pilkada langsung ini tentu ada plus-minusnya, tetapi menurut pandangan kami, pilkada langsung adalah suatu sistem yang baik dan cocok dengan masyarakat kita karena ini adalah hasil reformasi kita,” kata Achmad dalam diskusi Empat Pilar MPR “Menuju Pilkada Serentak 2020” di Media Center Parlemen, Jakarta, Rabu (4/12).

Dia mengisahkan, pertama kali ikut dalam kontestasi pilkada pada tahun 2001, saat itu melalui pilkada perwakilan dan sehingga kedaulatan rakyat dalam hal ini tidak dapat dijalankan sepenuhnya oleh kepala daerah terpilih.

"Ada di dalam pemilihan perwakilan ini. Itu ada kecenderungan kepala daerah itu hanya memperhatikan di lingkungan perwakilan itu saja  sehingga terkadang masyarakat diabaikan,” ungkap Achmad.

Menurutnya, dengan adanya pilkada langsung ini tanggung jawab moral kepala daerah terhadap masyarakat itu lebih tinggi, kemudian juga untuk kemajuan daerah dan sejahteraan masyarakat juga lebih tinggi karena masyarakat mempunyai kriteria dan ukuran keberhasilan seorang kepala daerah itu.

“Sejauh mana dia berhasil menurunkan angka kemiskinan di negerinya itu. Sejauh mana dia berhasil menurunkan angka pengangguran atau menciptakan lapangan kerja dan sampai sejauh mana dia berhasil meningkatkan pendapatan masyarakat, itu antara lain,” sebut mantan Bupati Rohul itu.

Oleh sebab itu, sambung dia, pemilihan kepala daerah secara langsung sudah cukup baik meskipun terdapat beberapa kekurangan dan kelemahannya tanpa mengubah ritme yang ada.

"Memang ada kekurangan dan kelemahan di sana sini, tapi itu yang akan diubah tapi sistemnya tetap,” ujarnya.

Laporan: Yusnir
Editor: Firman Agus

Share
Published by

Recent Posts

Kementerian Agama Gandeng BPJS Lindungi Dai 3T di Riau

Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…

12 jam ago

Agung Nugroho Targetkan 5.000 Warga Ramaikan Petang Belimau

Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…

12 jam ago

Pemuda Padel Hadirkan Lapangan Super Panoramik di Pekanbaru

Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…

12 jam ago

Imlek 2026, JNE Hadirkan Barongsai dan Banjir Promo hingga 77 Persen

JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…

12 jam ago

Honda Bikers Fun Motour Camp 2026, Touring Seru Plus Edukasi Safety

Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…

12 jam ago

Jantung hingga Kanker, Biaya Penyakit Kronis Tembus Rp50 Triliun

BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.

13 jam ago