Habibi Hapri
PEKANBARU (RIAUPOS.CO) — DPW PAN Riau telah melakukan investigasi terkait mosi tidak percaya yang dilayangkan Forum Lintas DPC PAN Pelalawan terhadap Ketua DPD PAN Kabupaten Pelalawan Habibi Hapri. Hasil investigasi Bidang Pusat Organisasi dan Keanggotaan (POK) DPW PAN Riau menyatakan tuduhan tersebut tidak benar.
Bahkan, sebagian kader yang ikut menandatangani mosi tidak percaya juga telah mencabut laporannya. Sebagian yang ikut menandatangani justru mengaku tidak mengetahui persoalannya.
"Mosi tidak percaya sudah bergulir cukup lama. Kami investigasi dan tidak ditemukan pelanggaran seperti yang sudah dilayangkan Forum Lintas DPC PAN Pelalawan," tegas Wakil Ketua DPW PAN Riau Bidang Pusat Organisasi dan Keanggotaan H Mustafa Kamal didampingi Wakil Ketua Pusat Perkaderan DPW PAN Riau H Martius Busti SH MH dan Wakil Ketua DPW PAN Riau Bidang Infokom H Makmur Kasim SE MM Ak di Kantor DPW PAN Riau, Senin (2/12).
Mustafa menjelaskan, untuk menuntaskan mosi tidak percaya tersebut pihaknya langsung mendatangi Ketua DPD PAN Pelalawan dan Ketua DPC Pelalawan. Selain itu juga langsung melakukan cross cek ke pihak terkait termasuk Sekwan DPRD Pelalawan.
"Setelah kami lakukan verifikasi dan pengecekan ke lapangan termasuk dengan Ketua DPD PAN Pelalawan, Sekretaris dan Bendahara termasuk staf sekretariat, tim berkesimpulan tuduhan tersebut tidak benar. Bahwa penyelewengan uang yang dituduhkan belum ranahnya," tegasnya.
Selanjutnya, tambah Martius Busti, DPW PAN Riau menekankan agar Ketua DPD PAN Pelalawan melakukan konsolidasi organisasi sekaligus evaluasi terhadap jajaran pengurus DPD PAN Pelalawan dan DPC PAN se-Kabupaten Pelalawan.
"Sebagai kader harus tuntus dengan azas partai. Semua harus tunduk pada aturan partai. Kalau ada yang berbuat di luar jalur harus diambil langkah tegas," kata Martius.
Mustafa Kamal menyatakan, persoalan mosi tidak percaya sudah selesai. Bila masih ada kader yang masih mosi tidak percaya berarti itu merupakan tindakan liar. "Pelalawan sebentar lagi menghadapi pilkada. DPD PAN Pelalawan diinstruksikan untuk segera membuka penjaringan. Banyak kader potensial yang kita majukan. Jangan gara-gara hal kecil kader PAN menjadi pecah. Rapatkan barisan, lakukan konsolidasi," kata Mustafa.(mar)
Tiga PKS di Rohul masih membeli TBS sawit Rp2.850 per kg atau di bawah harga…
Pelabuhan Penumpang Dumai resmi menjadi Kawasan Non Tunai. Pembayaran gate pass hingga tiket ferry internasional…
Toyota Land Cruiser 300 GR-S yang diduga terkait kasus suap Bupati Kuansing tiba di Rupbasan…
Kasus dugaan pimpinan ponpes menjalin hubungan dengan santri hingga memiliki anak menghebohkan Kuansing. Polisi menyebut…
Diduga akibat microsleep, Bus Pelangi menabrak truk tronton di Tol Pekanbaru-Dumai. Dua penumpang tewas, 16…
Tiga orang meninggal dunia, satu hilang, dan tiga selamat setelah KM Gading 2 tenggelam di…