Guspian Tertinggi, Syaharuddin Terendah
DUMAI (RIAUPOS.CO) – Bakal calon Wali Kota Dumai bersaing ketat di Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos. Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Dumai Guspian dan Kepala Dinas Kesehatan (Kadiskes) Kota Dumai Paisal bersaing ketat.
Berdasarkan penghitungan Rabu (2/10), Guspian masih unggul dengan bermodalkan dukungan 21,93 persen. Paisal menyusul di peringkat kedua dengan dukungan 21,05 persen. Keduanya hanya terpaut 0,88 persen.
“Guspian dan Paisal sama-sama mendapat dukungan. Sama-sama berpeluang memimpin Kota Dumai. Bisa saja update polling berikutnya, Paisal, Hendri Sandra, Bambang Wardoyo atau Syaharudin Husin yang tertinggi,” ujar Direktur Riau Pos M Hapiz, kemarin.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Dumai Hendri Sandra di peringkat ketiga adalah Hendri Sandra dengan dukungan 20,18 persen.
Sementara di peringkat keempat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Dumai Bambang yang mendapatkan dukungan 19,30 persen.
Untuk peringkat terakhir ditempati Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Kota Dumai Syarudin Husin. Tokoh masyarakat ini mendapatkan dukungan 17,54 persen.
“Update Polling Aspirasi Pembaca Riau Pos untuk Pilkada Kota Dumai setiap Senin dan Kamis. Silakan kirimkan kupon polling untuk mendukung bakal calon Wali Kota Dumai. Kupon bisa dikirim ke Riau Pos atau dititipkan di perwakilan di daerah masing-masing,” jelas Hapiz.(hsb/mar)
Grand Zuri Pekanbaru gelar Showcase Iftar Nusantara Ramadan 2026, perkenalkan paket buka puasa untuk klien…
PTPN IV PalmCo salurkan 6 juta bibit sawit bersertifikat, dampingi 93 koperasi dan dorong sertifikasi…
Mitsubishi hadirkan Destinator 55th Anniversary Edition berbasis varian tertinggi, berstatus limited dengan harga Rp520,5 juta.
Rayakan HUT ke-7, The Zuri Hotel Pekanbaru gelar donor darah dan kumpulkan 63 kantong untuk…
Pegadaian perkuat posisi sebagai investasi emas nomor 1, tawarkan layanan mudah, aman, dan dukung misi…
Polresta Pekanbaru ubah nama tiga Polsek sesuaikan pemekaran wilayah, demi permudah layanan kepolisian bagi masyarakat.