Ganjar Pranowo bersama para petani di Desa Selepan Wilalung, Kecamatan Gajah, Demak, Jawa Tengah, kemarin (2/1/2024). (TIM MEDIA GANJAR-MAHFUD)
DEMAK (RIAUPOS.CO) – Masalah kredit macet yang dialami para petani menjadi perhatian capres nomor urut 3 Ganjar Pranowo. Saat berkunjung ke Desa Selepan Wilalung, Kecamatan Gajah, Demak, Ganjar berjanji menghapus kredit macet yang nilainya mencapai Rp600 miliar tersebut.
Penghapusan utang itu akan dilakukan secara selektif dengan mengidentifikasi penyebab kredit macet. ’’Mana (petani, red) yang memang karena situasi yang sulit, mana yang karena itikadnya buruk,’’ kata Ganjar saat peluncuran program pemutihan utang di Demak, kemarin (2/1).
Saat berdiskusi dengan para petani di Demak, salah satu penyebab kredit macet adalah gagal panen. Selain itu, terdampak pandemi Covid-19. Persoalan kredit usaha rakyat (KUR) yang macet juga dialami para nelayan. Saat Ganjar ke Jawa Barat, nilai program penghapusan utang nelayan mencapai Rp186 miliar.
Ganjar siap menyelesaikan utang KUR itu melalui program pemutihan bagi petani dan nelayan yang terkendala musibah. ’’Harapannya, dengan hilangnya beban tanggungan tadi, para petani dan nelayan menjadi lebih ringan untuk bekerja, terbuka harapan baru, dan menjadi semangat untuk kembali turun ke sawah dan melaut lagi,’’ ungkap suami Siti Atikoh tersebut. (tyo/c7/bay/jpg)
Saksi mahkota Dani Nursalam mengaku melaporkan penerimaan dana Rp1 miliar dari Arief Setiawan kepada Abdul…
Korban dugaan penyerangan terhadap pekerja PT SBP bertambah menjadi tiga orang yang dirujuk ke Pekanbaru,…
Kejagung menetapkan tiga mantan pimpinan BGN sebagai tersangka dugaan korupsi Program MBG dan langsung melakukan…
Pemkab Rohul menyiapkan anggaran Rp90,67 miliar untuk pembayaran gaji Juni, gaji ke-13 ASN, dan Siltap…
Sebanyak 40 bikers Honda dari berbagai komunitas mengikuti Safety Riding Regional Competition 2026 di Kampar…
RS Awal Bros Pekanbaru menerima penghargaan Menteri Kesehatan RI atas capaian layanan imunisasi program terbanyak…