Categories: Petuah Ramadan

Ramadan, Momentum Memperbaiki Diri

Marhaban ya Ramadan, selamat datang bulan yang mulia bulan yang agung. Inilah kata-kata yang pantas kita ucapkan dalam menyambut kehadiran bulan Ramadan. Bulan yang kita rindukan telah hadir di hadapan kita.

Ramadan adalah bulan yang berisi rahmat, kasih sayang dan ampunan dari Allah. Kita manfaatkan bulan ini dengan sebaik-baiknya dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kita kepada Allah SWT. Ramadan adalah sekolah bagi rohani kita, sekaligus juga jasmani kita untuk mengingatkan kita kembali kepada tujuan penciptaan kita yakni penghambaan diri kepada Allah. Selain itu puasa juga dapat memberikan efek kesehatan bagi tubuh jasmani kita.

Maka Ramadan adalah momentum terbaik bagi kita  untuk memperbaiki diri dan muhasabah diri sehingga diharapkan setelah Ramadan selesai kita keluar menjadi insan yang kembali fitrah, kembali suci dan bersih, meningkat keimanan kita, semangat kerja dan profesionalitas dalam semua bidang pekerjaan yang kita tekuni. Inilah salah satu hikmah Ramadan menjadikan kita manusia yang lebih baik, manusia yang bertakwa kepada Allah SWT.

Momentum bulan Ramadan yang sangat berharga ini jangan sampai kita lewatkan karena jika puasa tidak membuahkan hasil, maka kita kehilangan kesempatan yang paling berharga di tahun ini. Untuk itu mari dengan kesungguhan dan kerja keras serta menjalankan ibadah yang banyak kita manfaatkan Ramadan sebagai bulan yang penuh keberkahan.

Adalah menjadi tanggung jawab kita bersama dalam menjaga kemurnian dan kesucian bulan Ramadan ini dari perbuatan-perbuatan yang dapat mengganggu keistimewaan bulan Ramadan ini. Bulan Ramadan adalah bulan di mana kita menahan diri dari perbuatan yang dapat merugikan diri kita, kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara, bulan di mana setiap orang berlomba-lomba menghadirkan kebaikan dan ibadah terbaiknya di hadapan Allah.

Momentum Ramadan ini menjadi sangat berharga bagi kita dalam meningkatkan kepedulian kita terhadap sesama, tidak mementingkan ego sentris dan sektoral, melainkan berbaur menyatukan langkah dan pikiran kita untuk bersama-sama membangun peradaban kehidupan yang lebih baik terutama kehidupan bermasyarakat kita di Provinsi Riau yang kita cintai ini.

Jika semua pihak telah saling memahami fungsi dan tugasnya serta menjalankan tanggung jawabnya, baik dalam lapangan pekerjaan dan perannya masing-masing di tengah masyarakat maka akan tercapai apa yang Allah janjikan dalam Al-Qur’an yaitu tercapainya kehidupan yang baldatun thoyyibatun wa rabbun ghofur yakni sebuah kehidupan bangsa yang baik, makmur sejahtera yang mendapatkan rida dan ampunan dari Allah.

Inilah sesungguhnya yang ingin kita capai dalam kehidupan kita berbangsa dan bertanah air, yaitu menjadikan daerah kita menjadi daerah yang ramah, aman, makmur dan sejahtera, yang kesemuanya itu tentu saja tidak dapat dikerjakan oleh satu atau dua orang saja, melainkan menjadi tugas dan tanggung jawab kita bersama dalam mencapainya. Dan Ramadan menjadi bulan yang tepat bagi kita sebagai momentum untuk mewujudkan impian dan harapan kita semua.

Semua itu tentu saja membutuhkan sumbangsih dan uluran tangan dari orang yang benar-benar memiliki ketakwaan kepada Allah. Yang memiliki jiwa membangun yang dilandasi dan berpedoman kepada aturan dan hukum-hukum yang telah Allah tetapkan bagi kehidupan manusia. Ramadan mencetak manusia bertakwa sesuai dengan yang Allah gariskan dalam Al-Quran surat Albaqarah ayat 183.

“Hai orang-orang yang beriman, diwajibkan atas kamu berpuasa sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu agar kamu bertakwa.”***

Redaksi

Share
Published by
Redaksi

Recent Posts

Seleksi Komisaris PT BLJ Resmi Dibuka, Ini Pesan Pemkab Bengkalis kepada Peserta

Pemkab Bengkalis membuka seleksi Komisaris PT BLJ. Empat peserta mengikuti serangkaian uji kelayakan dan kepatutan…

8 menit ago

BPBD Catat 20 Bangunan Terdampak Abrasi di Kuala Enok dalam Tiga Hari

Abrasi yang melanda Kuala Enok selama tiga hari merusak 20 bangunan dan fasilitas umum. Kerugian…

15 menit ago

Jadi Saksi di Sidang Korupsi Abdul Wahid, UAS Ungkap Fakta di Balik Pilgub Riau

Kesaksian UAS di sidang Abdul Wahid mengungkap perjalanan politik, dukungan Pilgub Riau, hingga konflik kepemimpinan…

2 jam ago

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning Resmi Dibuka, Angkat Warisan Budaya ke Ruang Kreatif

Pameran Khat Melayu dan Re-Imaji Lancang Kuning di Galeri Hang Nadim hadirkan karya seni yang…

19 jam ago

PLN UIP Sumbagteng Gelar Fun Walk di Bukittinggi, Perkuat Kebersamaan dan Budaya Hidup Sehat

PLN UIP Sumbagteng menggelar Fun Walk dalam Wellbeing Day di Bukittinggi untuk memperkuat kesehatan, sinergi,…

20 jam ago

Senat Unri Sahkan Delapan Bakal Calon Rektor, Tahapan Penentuan Tiga Kandidat Segera Digelar

Senat Universitas Riau menetapkan delapan bakal calon rektor periode 2026-2030. Tahap penyaringan dan penetapan tiga…

1 hari ago