TEMBILAHAN (RIAUPOS.CO) – Dinas Pendidikan (Disdik) Indragiri Hilir (Inhil) menggelar bimbingan teknis (bimtek) implementasi kurikulum merdeka (IKM) untuk jenjang Sekolah Dasar (SD), Selasa (23/4).
Saat itu, Sekretaris Dinas Pendidikan (Sekdis) Inhil H Ahmad Kursairi, meminta agar para pengajar atau guru mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi yang ada saat ini.
‘’Tingkatkan kopetensi untuk dapat mempercepat pencapaian dalam membangun sumber daya manusia (SDM),’’ kata Ahmad Kusairi.
Hal ini dinilai sangat selaras dan satu tujuan untuk meningkatkan pemahaman terhadap pemanfaatan platform merdeka mengajar bagi peningkatan kualitas dan mutu pendidikan.
Artinya, melalui kegiatan tersebut para peserta mampu memahami serta pemanfaatan aplikasi platform merdeka mengajar bagi sekolah-sekolah yang telah mendaftar sebagai pelaksana IKM secara mandiri.
‘’Melalui bimtek ini pula kita mendorong IKM sukses di satuan pendidikan,’’ harapnya.
Yang tidak kalah penting lagi, lanjutnya, agar para tenaga pendidik bisa melanjutkan pendidikan ke jenjang lebih tinggi. Sehingga terjadi peningkatan kompetensi yang signifikan.(ind)
Polri menguji Formula X-Fire untuk menangani Karhutla di lahan gambut Pelalawan dengan dukungan 6.000 liter…
Terduga pengedar sabu MA (26) dibekuk polisi saat bersembunyi di parit di Kampa. Petugas mengamankan…
Pemko Pekanbaru menargetkan angka kemiskinan turun dari 3,1 persen menjadi 2 persen dalam tiga tahun…
Tender proyek pembangunan Pasar Tembilahan senilai sekitar Rp19,9 miliar batal. Pemkab Inhil mempertimbangkan pelaksanaan pembangunan…
Mabes Polri mengirim 6.000 liter Formula X-Fire untuk memperkuat pemadaman karhutla di Pelalawan, terutama kawasan…
Kabut asap karhutla masih berdampak pada sekolah di Pekanbaru. PTM terbatas diberlakukan dengan kewajiban masker…