Kelompok Tani Suka Jaya dan Kelompok himpunan Kerukunan Tani Indonesia (hKTI) Kabupaten Siak berfoto bersama dosen agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Riau yang melakukan kegiatan Pengabdian Kemitraan masyarakat di Desa Bungaraya Siak
SIAK SRIINDRAPURA (RIAUPOS.CO) – Petani di Desa Bungaraya terus berupaya memenuhi kebutuhan pupuk organik yang selama ini masih terbatas. Selama ini, petani hanya mengandalkan pupuk dari kotoran hewan, namun stok yang minim membuat sebagian terpaksa membeli pupuk dari luar desa.
Untuk mengatasi persoalan ini, Kelompok Tani Suka Jaya yang diketuai Saikin menjalin kerja sama dengan tim dosen Jurusan Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Riau (Unri). Kegiatan tersebut dilakukan melalui program Pengabdian Kemitraan Masyarakat yang dipimpin oleh Isna Rahma Dini SPi MSi bersama Prof Dr Ir Hapsoh MS dan Dr Ir Wawan MP.
Dalam kegiatan itu, hadir pula Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) Kabupaten Siak, Sukanto, beserta anggotanya. Mereka mendukung penuh langkah kolaborasi ini.
Isna menjelaskan, tujuan utama program ini adalah meningkatkan produksi pupuk kompos dengan memanfaatkan limbah solid dari pabrik kelapa sawit. “Solid bisa dijadikan pupuk organik dengan bantuan bakteri selulolitik yang sudah kami patenkan. Cara ini mempercepat proses pengomposan dan membuat unsur hara lebih cepat tersedia bagi tanaman,” jelasnya.
Meski begitu, pemanfaatan solid masih menghadapi kendala karena kandungan airnya yang tinggi. Namun, setelah melalui proses pengeringan dan penambahan bakteri, limbah padat ini dapat diolah menjadi pupuk organik yang siap digunakan petani.
Ketua HKTI Siak, Sukanto, menyambut baik inisiatif ini. “Harapannya pupuk solid bisa segera diproduksi lebih cepat dan tersedia untuk kebutuhan petani di Desa Bungaraya,” katanya.(azr)
Tukang ojek di Bengkalis dibacok penumpang menggunakan parang setelah mengantar ke Desa Kembung Baru. Korban…
Prabowo mencopot Purbaya Yudhi Sadewa dari Menteri Keuangan dan melantik Suahasil Nazara sebagai penggantinya pada…
Sekitar 3.500 Pramuka mengikuti Apel Hari Pramuka ke-65 di Pekanbaru. Wako Agung Nugroho mendorong aksi…
Kabut asap di Pekanbaru membuat jarak pandang hanya 1.600 meter. Citilink QG936 sempat holding sebelum…
Ketua DPRD Kepulauan Meranti meminta semua pihak menghormati proses hukum Kejari terkait dugaan korupsi anggaran…
HSBL 2026 Pekanbaru Series memasuki hari kedua dengan delapan pertandingan di GOR Tribuana, termasuk laga…