pelatih-portugal-heran-timnya-diimbangi-serbia
BEOGRAD (RIAUPOS.CO) – Pelatih Timnas Portugal, Fernando Santos, mengaku heran timnya gagal meraih kemenangan kontra Serbia pada matchday kedua Grup A Kualifikasi Piala Dunia 2022 zona Eropa di Stadion Rajko Mitic, Ahad (28/3/2021) dini hari WIB. Setelah sempat unggul dua gol, Selecao das Quinas hanya bisa imbang 2-2 di laga itu.
Semuanya seolah bakal mudah saat Portugal sudah memulai laga dengan sangat baik dan memimpin dua gol lewat Diogo Jota pada menit kesebelas dan 36. Namun, Serbia bisa menyamakan kedudukan lewat Aleksandar Mitrovic (46) dan Filip Kostic. Keduanya berhasil mencetak gol berkat assist yang diberikan Nemanja Radonjic, yang masuk di awal babak kedua.
Masuknya Radonjic dianggap mampu mengubah permainan tim asuhan legenda Yugoslavia, Dragan Stojkovic tersebut. Santos kemudian menilai timnya lengah dan tak mengatisipasi perubahan permainan Serbia pada babak kedua.
“Mengapa kami membiarkan Serbia menyamakan kedudukan? Saya tak bisa menjelaskannya. Saya tak dapat menemukan alasannya. Kami sudah mempelajari permainan Serbia,” kata Santos dikutip Mirror.
“Kami tahu mereka akan bermain seperti pada babak pertama. Tetapi, mereka juga bisa beradaptasi. Saya sudah memperingatkan pemain mengenai hal itu. Serbia memulai babak kedua dengan baik dan mencetak gol. Mereka lalu menyamakan skor,” ujarnya.
Sebenarnya, Portugal bisa mencetak gol tambahan pada injury time, tepatnya di menit 90+3, melalui Cristiano Ronaldo. Namun, gol itu tak dianggap karena wasit tak melihatnya meski bola sudah melewati garis gawang Serbia.
Anehnya, tidak ada teknologi garis gawang dan juga Video Assistant Referee (VAR) di laga kualifikasi Piala Dunia 2022. Sehingga, protes Portugal pun tak digubris.
Hasil ini pun membuat Portugal berada di posisi kedua Grup A di belakang Serbia. Jumlah poin mereka sama-sama empat. Namun, produktivitas gol Serbia lebih baik.
Sebelum melawan Serbia, Portugal pun kelihatan kesulitan saat hanya menang 1-0 atas tim kecil Azerbaijan. Dalam dua pertandingan Portugal tersebut, kontribusi Ronaldo dipertanyakan. Selain tak mencetak gol, permainan Ronaldo juga kurang greget.
Sumber: Mirror/News/Daily Mail
Editor: Hary B Koriun
Mahasiswa Unri sukses menyelesaikan program Magang Berdampak selama tiga bulan di Riau Pos dengan bekal…
Pelepasan 250 pelajar kelas IX SMPN 25 Pekanbaru berlangsung khidmat, meriah, dan penuh suasana haru.
Pasutri di Tapung ditangkap polisi setelah diduga menggelapkan mobil rental yang tak dikembalikan kepada pemiliknya.
Pengawasan di Pantai Solop diperketat selama libur Iduladha untuk mencegah maksiat, miras, narkoba dan perilaku…
Kejari Kepulauan Meranti berhasil memulihkan kerugian negara Rp663 juta dari kasus korupsi pengadaan bibit kopi…
SF Hariyanto menunjuk Zulfahmi sebagai Plt Kadis PUPR-PKPP Riau untuk penyegaran dan percepatan pembangunan infrastruktur.