PEKANBARU (RIAUPOS.CO) – Klub sepakbola asal Pekanbaru, Bina Bakat FC kembali mengungguli lawannya Kuranji FC dengan skor telak 6-0 dalam babak penyisihan grup kompetisi sepakbola Piala SIWO PWI Sumatera Barat, di Stadion Agus Salim, Padang, Selasa (27/10) pagi.
Torehan enam gol tersebut disumbangkan oleh Randi Irawan sebanyak 4 gol, Agri 1 gol dan Dassa 1 gol ke mulut gawang tim lawan.
Manajer Bina Bakat FC, Anton Yahya semakin semangat melihat peluang para pemain untuk bisa meraih prestasi gemilang dan membawa pulang prestasi ke Kota Pekanbaru.
"Alhamdulillah kita menang 6-0 melawan Kuranji Padang FC. Pencetak gol adalah Randi, Agri dan Dassa," kata Anton, kepada Riau Pos, Selasa (27/10/2020).
Pola permainan bagus dipersembahkan kedua tim saat bertanding. Bukan perkara mudah, bagi Bina Bakat, tim lawan juga memiliki kekuatan dan pola permainan yang cukup baik di lapangan.
Namun beruntung, penjaga gawang Bina Bakat FC Rey Decao masih kokoh menjaga mulut gawang tanpa kebobolan. Sementara Kapten Nabil dan kawan-kawan di lini tengah terus menggempur perlawanan.
Dari perolehan tersebut, klub yang bermarkas di lapangan Damai Langgeng, Kecamatan Panam ini lolos ke 12 besar. Sementara pencetak gol terbanyak di Bina Bakat, Randi Irawan berpeluang besar menjadi top skorer karena sudah menyumbangkan 6 gol selama kompetisi berlangsung.
"Kami mohon doa dan dukungannya untuk dapat meraih prestasi gemilang," tutur Anton.
Laporan: Panji A Syuhada (Pekanbaru)
Editor: E Sulaiman
Kemenag, Baznas, dan BPJS Ketenagakerjaan beri perlindungan JKK dan JKM bagi dai 3T di Riau…
Pemko Pekanbaru targetkan 5.000 warga ikuti Petang Belimau, lepas 10.000 bibit patin di Sungai Siak…
Pemuda Padel resmi hadir di Pekanbaru dengan lima lapangan standar internasional dan program latihan bersama…
JNE rayakan Imlek 2577 dengan barongsai, bagi angpau, dan promo ongkir hingga 77 persen, termasuk…
Honda Bikers Fun Motour Camp 2026 di Kampar diikuti 100 bikers Hobiku, padukan touring, camping,…
BPJS Kesehatan keluarkan Rp50,2 triliun untuk 59,9 juta kasus penyakit kronis sepanjang 2025, jantung tertinggi.