Categories: Olahraga

Gara-Gara Pemain Atletico Ini, Juventus Bisa ke Serie B

TURIN (RIAUPOS.CO) –  Sudah jatuh tertimpa tangga. Ibarat ini nampaknya pas dengan apa yang akan terjadi pada salah satu klub terbaik Italia, Juventus.

Kasus dugaan kecurangan Luis Suarez pada ujian bahasa Italia pekan lalu berpotensi membuat Juventus didegradasi ke Serie B. Hal tersebut diungkapkan oleh Presiden Codacons, Marco Donzelli, mengacu pada aturan yang berlaku.

Seperti diketahui, Luis Suarez menjalani ujian Bahasa Italia di University of Perugia pada pekan lalu. Ujian itu merupakan salah satu syarat untuk mendapatkan paspor Italia. Penyerang berkebangsaan Uruguay itu lulus ujian tanpa kesulitan.

Sayangnya, ujian tersebut diyakini sudah diatur sebelumnya. Pengacara Juventus, Maria Turco, diduga menghubungi pihak universitas dan mendesak mereka memberikan soal yang mudah bagi Luis Suarez. Dugaan itu tidak terlepas dari upaya Bianconeri mendatangkan sang pemain pada musim panas 2020.

Jika benar Juventus dikonfirmasi terlibat, maka Federasi Sepakbola Italia (FIGC) diminta turun tangan dalam penyelidikan. Presiden Codacons (lembaga perlindungan konsumen dan lingkungan Italia), Marco Donzelli, mengungkap kemungkinan juara bertahan Liga Italia itu didegradasi.

“Andai keterlibatan langsung Juventus terkonfirmasi dalam kecurangan Luis Suarez mendapatkan paspor Italia, maka FIGC harus menghukum Juventus dengan sanksi yang berat,” papar Marco Donzelli, dikutip dari Corriere dello Sport, Ahad  (27/9/2020).

“Dengan segala kepentingan, termasuk ekonomis, bahwa Juventus diduga berusaha mengamankan salah satu striker terhebat di Eropa. Untuk alasan ini, sesuai dengan Kode Etik Olahraga Pasal 32, kami meminta Juventus didegradasi,” imbuh pria asal Italia itu.

Upaya Juventus untuk mendatangkan Luis Suarez berujung dengan kegagalan. Kendati sudah lulus ujian bahasa, proses untuk mendapatkan paspor Italia bisa memakan waktu yang lebih lama. Karena itu, klub lantas mengalihkan pandangan ke Alvaro Morata.

Striker berkebangsan Spanyol itu didatangkan ke Italia dengan status pinjaman dari Atletico Madrid. Sementara itu, posisinya di lini depan Los Rojiblancos, diisi oleh Luis Suarez yang direkrut dari Barcelona. Dengan demikian, Juventus gagal mendapatkan El Pistolero.

Walau transfer sudah resmi, penyelidikan terhadap kasus tersebut masih terus berlangsung. Andai benar terlibat, maka Juventus bisa saja mendapat hukuman berat berupa degradasi. Itu berarti, kedua kalinya Juventus didegradasi ke kasta kedua akibat skandal.

Tentu saja, hukuman degradasi pertama dijatuhkan pada 2006. Juventus diyakini terlibat dalam skandal calciopoli sehingga dihukum degradasi. Tidak hanya itu, dua buah scudetto mereka pada 2005 dan 2006 dicabut.

Sumber: Corriere dello Sport/CNN/BT Sports
Editor: Hary B Koriun
 

Firman Agus

Share
Published by
Firman Agus

Recent Posts

Pemko Pekanbaru Targetkan Perbaiki Jalan Rusak Lebih dari 42 Kilometer

Pemko Pekanbaru menargetkan perbaikan jalan rusak lebih dari 42 kilometer tahun ini, menyasar pusat kota…

18 jam ago

Konsisten Sejak 2019, DBC Kembali Kirim 15 Peserta Meriahkan Riau Pos Fun Bike 2026

Duri Bike Community memastikan ikut Riau Pos Fun Bike 2026 dengan menurunkan 15 peserta dan…

18 jam ago

Butuh Pegawai Tangguh, BPR Indra Arta Perpanjang Pendaftaran Rekrutmen

BPR Indra Arta Indragiri Hulu memperpanjang pendaftaran rekrutmen pegawai baru hingga 26 Januari untuk menjaring…

18 jam ago

Jalan Berlubang di Pangkalankerinci Dikeluhkan, Pemkab Pelalawan Diminta Bertindak

Warga dan DPRD Pelalawan mendesak pemkab segera menambal jalan berlubang di Pangkalankerinci karena dinilai rawan…

18 jam ago

Bupati Siak Turun Tangan Atasi Kendala Gaji ASN

Pencairan gaji ASN di Kabupaten Siak terkendala administrasi dampak SOTK baru. Bupati Afni memastikan proses…

19 jam ago

Sampah Masih Menumpuk di Pekanbaru, Warga Diminta Ikut Mengawasi

Tumpukan sampah masih ditemukan di Pekanbaru, terutama di Jalan Soekarno Hatta. DLHK mengajak masyarakat ikut…

19 jam ago